Keyboard Split dengan Joystick, Bisa Gaming Satu Tangan!

Keyboard split umumnya dirancang untuk membuat posisi mengetik lebih nyaman. Namun, Tiwaz menawarkan fungsi yang lebih luas dengan menambahkan dua joystick pada desainnya. Keyboard open-source ini dapat digunakan untuk bermain gim, termasuk sebagai controller satu tangan, sementara masing-masing bagiannya juga bisa dioperasikan secara mandiri sebagai controller atau macro pad.

Dua joystick untuk input gim dan mouse

Tiwaz mengusung desain split ortholinear dengan total 76 tombol. Jumlah tersebut terbagi rata, yakni 38 tombol pada sisi kiri dan 38 tombol pada sisi kanan. Dua joystick ditempatkan di bagian dalam kedua sisi keyboard agar mudah dijangkau ketika perangkat digunakan dalam konfigurasi terpisah.

Joystick pada Tiwaz dapat dikonfigurasi untuk menghasilkan sejumlah jenis input. Pengguna bisa memanfaatkannya sebagai pengendali arah seperti gamepad, input analog, maupun penggerak kursor mouse. Kemampuan tersebut membuat Tiwaz tidak hanya ditujukan untuk mengetik, tetapi juga dapat disesuaikan untuk kebutuhan bermain gim dan berbagai fungsi lain.

Karena setiap sisi dapat digunakan secara terpisah, pengguna bisa memilih hanya bagian kiri atau kanan sesuai kebutuhan. Salah satu sisinya dapat difungsikan sebagai controller satu tangan saat bermain gim. Di luar itu, bagian yang sama juga dapat diatur sebagai macro pad untuk menjalankan fungsi tertentu melalui tombol-tombol yang tersedia.

Open-source dan mudah dikustomisasi

Dari sisi perangkat keras, Tiwaz menggunakan socket hot-swap yang kompatibel dengan switch standar MX. Pengguna dapat mengganti switch tanpa harus melakukan penyolderan ulang setiap kali ingin mengubah karakter tombol. Keyboard ini juga dilengkapi RGB per tombol yang menggunakan LED WS2812.

Pengoperasian serta pengaturan fungsi tombol dan joystick mengandalkan firmware QMK. Tiwaz juga kompatibel dengan Vial, sehingga konfigurasi perangkat dapat diatur melalui perangkat lunak tersebut. Mikrokontroler yang digunakan adalah STM32F401, sedangkan koneksinya memakai USB Type-C.

Untuk meredam getaran dan suara, Tiwaz memakai sistem gasket mount. Material peredam ditempatkan di antara plate, PCB, dan enclosure. Rancangan ini menjadi bagian dari konstruksi keyboard yang dapat dirakit dan dikustomisasi oleh penggunanya.

Sebagai proyek open-source, seluruh berkas Tiwaz saat ini tersedia di GitHub. Meski demikian, perakitannya membutuhkan sejumlah komponen dan peralatan, termasuk casing hasil cetak 3D, PCB custom, serta solder. Artinya, pengguna yang ingin membuatnya sendiri perlu menyiapkan kebutuhan tersebut sebelum memulai perakitan.

Pengembang Tiwaz juga berencana menawarkan perangkat ini dalam bentuk kit lengkap melalui Crowd Supply, platform crowdfunding, dalam waktu dekat. Belum ada informasi lebih lanjut mengenai waktu peluncuran maupun harga kit tersebut.

Source link