Profil Fauzan Nibras, Pevoli Muda di Asian Games 2026

Fauzan Nibras mulai mendapat perhatian di kancah bola voli Indonesia setelah tampil bersama STIN Pasundan pada Livoli Divisi Utama 2022. Saat itu, usianya baru 14 tahun. Ia bermain sebagai opposite dan dikenal sebagai pevoli kidal, karakter yang menjadi salah satu ciri paling menonjol dalam profilnya.

Menanjak dari Pembinaan Pasundan

Fauzan lahir pada 31 Mei 2008. Perkembangan kariernya berlangsung melalui pembinaan voli Pasundan, lingkungan yang menjadi pijakan awal sebelum ia tampil di kompetisi tingkat nasional. Dari sana, ia memperoleh kesempatan memperkuat STIN Pasundan di Livoli Divisi Utama 2022.

STIN Pasundan mengikuti kompetisi tersebut dengan status sebagai tim promosi. Meski demikian, tim itu mampu melaju hingga menjadi runner-up. Penampilan Fauzan dalam perjalanan STIN Pasundan turut membuat namanya mulai diperhitungkan, terutama karena ia sudah tampil di level senior ketika masih berusia sangat muda.

Catatan tersebut menjadi salah satu titik penting dalam perjalanan Fauzan. Tidak lama setelah kiprahnya di Livoli Divisi Utama 2022, ia mendapat kesempatan bergabung dengan Jakarta STIN BIN untuk menghadapi Proliga 2023. Perpindahan itu menandai langkah berikutnya dalam kariernya setelah sebelumnya membangun pengalaman bersama STIN Pasundan.

Profil dan Posisi Bermain

Di lapangan, Fauzan menempati posisi opposite. Ia juga memiliki keunikan sebagai pemain kidal. Posisi bermain dan karakter tersebut melekat pada identitasnya sebagai pevoli putra muda yang mulai dikenal publik melalui kompetisi antarklub di Indonesia.

Data mengenai ukuran tubuh Fauzan mencatat angka yang sedikit berbeda. Volleyball World menuliskan tinggi badannya mencapai 189 sentimeter. Sementara itu, basis data Volleybox mencatat tinggi sekitar 190 sentimeter dengan berat 79 kilogram. Perbedaan pencatatan tinggi tersebut tidak mengubah informasi utama mengenai sosok Fauzan sebagai pemain dengan postur mendekati 190 sentimeter.

Rangkaian perjalanan itu memperlihatkan tahapan karier Fauzan yang dimulai dari pembinaan Pasundan, berlanjut melalui STIN Pasundan di Livoli Divisi Utama 2022, lalu menuju Jakarta STIN BIN di Proliga 2023. Ia menapaki kompetisi senior sejak usia 14 tahun, ketika klubnya yang berstatus tim promosi mampu mengakhiri turnamen sebagai runner-up.

Dengan posisi opposite, status sebagai pemain kidal, serta pengalaman tampil di dua kompetisi antarklub tersebut, Fauzan Nibras menjadi salah satu nama muda yang mulai mendapat perhatian dalam perkembangan bola voli putra Indonesia.

Source link