Daftar Menteri Keuangan RI Sepanjang Masa dan Masa Jabatannya

Jabatan Menteri Keuangan Republik Indonesia telah diisi puluhan tokoh sejak dibentuk pada awal kemerdekaan. Perubahan pemegang jabatan berlangsung mengikuti pergantian kabinet dan pemerintahan, dengan latar belakang pejabat yang beragam, mulai dari ekonom, akademisi, birokrat, hingga pejabat negara.

Kementerian Keuangan resmi lahir pada 19 Agustus 1945, saat Presiden Soekarno membentuk Kabinet Presidensial. Samsi Sastrawidagda ditetapkan sebagai Menteri Keuangan pertama Republik Indonesia. Pergantian terbaru terjadi pada 14 September 2026, ketika Presiden Prabowo Subianto melantik Suahasil Nazara menggantikan Purbaya Yudhi Sadewa berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 97/P Tahun 2026.

Dari masa Soekarno hingga Soeharto

Pada masa awal kemerdekaan hingga pemerintahan Presiden Soekarno, jabatan Menteri Keuangan diisi sejumlah tokoh. Samsi Sastrawidagda menjabat pada 19 Agustus–2 September 1945, kemudian A.A. Maramis pada 2 September–14 November 1945 dan beberapa periode berikutnya.

Setelah itu, jabatan tersebut diemban Soenarjo Kolopaking pada 14 November–5 Desember 1945, R.P. Soerachman Tjokroadisoerjo pada 5 Desember 1945–2 Oktober 1946, serta Sjafruddin Prawiranegara dalam beberapa periode pada 1946–1951. Nama lain yang tercatat ialah Lukman Hakim pada 1948–1950, Jusuf Wibisono pada 1951–1956 dan periode berikutnya, Soemitro Djojohadikusumo dalam beberapa periode pada 1950-an, Ong Eng Die pada 1953–1955, Soetikno Slamet pada 1957–1959, Djuanda Kartawidjaja pada 1959–1960, R.M. Notohamiprodjo pada 1960–1963, serta Sumantri Brodjonegoro pada 1963–1966.

Memasuki pemerintahan Presiden Soeharto, posisi itu berturut-turut diisi Frans Seda pada 1966–1968, Ali Wardhana pada 1968–1983, Radius Prawiro pada 1983–1988, J.B. Sumarlin pada 1988–1993, Mar’ie Muhammad pada 1993–1998, dan Fuad Bawazier pada 1998. Ali Wardhana tercatat sebagai salah satu Menteri Keuangan dengan masa jabatan terpanjang, sekitar 15 tahun.

Perubahan jabatan setelah 1998

Setelah Soeharto mengundurkan diri, Bambang Subianto menjadi Menteri Keuangan pada masa Presiden B.J. Habibie, yakni pada 1998–1999. Pada pemerintahan Presiden Abdurrahman Wahid, jabatan tersebut diisi Bambang Sudibyo pada 1999–2000, Prijadi Praptosuhardjo pada 2000–2001, dan Rizal Ramli pada 2001.

Presiden Megawati Soekarnoputri kemudian menunjuk Boediono sebagai Menteri Keuangan untuk periode 2001–2004. Boediono selanjutnya melanjutkan karier pemerintahan dan pada 2009 terpilih sebagai Wakil Presiden Republik Indonesia mendampingi Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.

Pada era Susilo Bambang Yudhoyono, jabatan Menteri Keuangan dipegang Jusuf Anwar pada 2004–2005, Sri Mulyani Indrawati pada 2005–2010, Agus D.W. Martowardojo pada 2010–2013, serta Muhamad Chatib Basri pada 2013–2014. Setelah meninggalkan jabatan pada 2010, Sri Mulyani menjadi Managing Director and Chief Operating Officer Bank Dunia sebelum kembali menjadi Menteri Keuangan pada 2016.

Era Joko Widodo dan Prabowo Subianto

Pada pemerintahan Presiden Joko Widodo, Bambang P.S. Brodjonegoro menjabat pada 2014–2016. Sri Mulyani kemudian memimpin Kementerian Keuangan pada 2016–2019 dan 2019–2024.

Pada awal pemerintahan Presiden Prabowo Subianto, Sri Mulyani tercatat menjabat pada Oktober 2024–September 2025. Purbaya Yudhi Sadewa kemudian mengisi posisi itu pada September 2025–September 2026, sebelum digantikan Suahasil Nazara.

Sebelum dilantik sebagai Menteri Keuangan, Suahasil Nazara menjabat Wakil Menteri Keuangan. Pelantikannya pada September 2026 menjadi perkembangan terbaru dalam daftar Menteri Keuangan RI hingga periode tersebut.

Source link