11 Bisnis dan Investasi Lionel Messi: Klub hingga Hotel

Lionel Messi memperluas portofolio bisnisnya jauh melampaui lapangan sepak bola. Memasuki 2026, keluarga Messi terlibat dalam kepemilikan dan pengembangan sejumlah klub, sementara investasi lainnya mencakup hotel, teknologi, properti, produksi konten, fesyen, makanan, serta minuman.

Perkembangan paling baru datang dari Spanyol. Messi telah mencapai kesepakatan prinsip untuk mengambil alih 100 persen saham CD Eldense, klub yang kini berkompetisi di Segunda División. Rencana akuisisi tersebut masih menunggu penyelesaian aspek hukum dan persetujuan Consejo Superior de Deportes atau Dewan Olahraga Tinggi Spanyol.

Portofolio Messi di sepak bola

Jika transaksi Eldense rampung, klub itu akan menjadi klub profesional Spanyol kedua yang masuk ke portofolio Messi setelah UE Cornellà. Reuters melaporkan, saham Eldense akan dibeli dari kelompok investasi asal Kolombia, TH Soluciones Group S.A.S.

Messi mengambil alih UE Cornellà pada April 2026. Klub asal Catalunya tersebut bermain di kasta kelima sepak bola Spanyol dan dikenal memiliki sistem pembinaan pemain muda. Keterlibatan itu menjadi bagian dari strategi keluarga Messi di sektor sepak bola, terutama untuk mengembangkan talenta muda.

Di Uruguay, Messi terlibat dalam Deportivo LSM, klub yang dibangun bersama Luis Suárez, sahabat sekaligus mantan rekan setimnya. Berbasis di Canelones, klub tersebut diarahkan untuk mengembangkan tim senior, pemain muda, dan sepak bola perempuan.

Keluarga Messi juga mendirikan Leones de Rosario FC di Argentina. Klub itu mulai berkompetisi di Primera C pada 2026. Struktur pengelolaannya melibatkan anggota keluarga Messi, termasuk Matías Messi yang menjabat sebagai presiden. Klub tersebut tidak hanya berfokus pada tim senior, tetapi juga membangun struktur sepak bola yang lebih luas.

Adapun Inter Miami belum dimiliki Messi. Klub MLS itu berada di bawah kelompok kepemilikan Jorge Mas, Jose Mas, dan David Beckham. Situs resmi Inter Miami mencantumkan Jorge Mas sebagai managing owner dan Beckham sebagai co-owner. Meski demikian, laporan bisnis menyebut Messi berpeluang memperoleh saham klub setelah kontraknya sebagai pemain berakhir. Kontraknya dengan Inter Miami berlaku hingga akhir musim 2028.

Hotel, teknologi, dan industri hiburan

Di luar sepak bola, MiM Hotels menjadi salah satu bisnis paling dikenal dari keluarga Messi. Jaringan tersebut memiliki properti di Sitges, Ibiza, Mallorca, Baqueira Beret, Sotogrande, dan Andorra. Sejak akhir 2025, pengelolaan operasional sejumlah hotel MiM dialihkan kepada Meliá Hotels International.

Messi juga mendirikan Play Time Sports-Tech HoldCo LLC pada 2022. Perusahaan itu berfokus pada peluang investasi yang menghubungkan olahraga, teknologi, media, dan hiburan.

Sektor produksi konten dijalankan melalui 525 Rosario, perusahaan yang didirikan Messi dan keluarganya bersama Smuggler Entertainment. Kegiatannya mencakup produksi film, televisi, olahraga langsung, konten digital, dan proyek hiburan. Nama perusahaan tersebut merujuk pada Rosario, kota kelahiran Messi di Argentina.

Fesyen, kuliner, dan properti

Melalui The Messi Store, ia memasarkan pakaian, aksesori, dan produk lain yang menggunakan identitas mereknya. Pada sektor kuliner, Messi bergabung sebagai investor jaringan restoran Argentina El Club de la Milanesa pada 2025, yang memiliki rencana ekspansi ke Eropa. Ia juga memiliki lini minuman hidrasi Más+ dan L10 Wines.

Portofolio itu dilengkapi investasi properti, termasuk keterlibatan Messi bersama Ángel Di María dalam proyek hunian premium Carrasco M di Rosario. Rangkaian bisnis tersebut memperlihatkan upaya keluarga Messi membangun aktivitas jangka panjang yang mencakup berbagai sektor sebelum dan setelah karier bermainnya berakhir.

Source link