Warga Korban Gempa di NTT Injak Bantuan Sembako
Sebuah rekaman video viral menunjukkan sekelompok warga korban gempa bumi di Posko Nanga Lok, Desa Golo Lijun, Kecamatan Elar, Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), tengah menginjak-injak bantuan sembako yang diberikan oleh pemerintah daerah. Dalam video tersebut, terlihat mi instan berserakan dan diinjak-injak hingga hancur. Aksi tersebut dilakukan terhadap bantuan mi instan dan biskuit yang diberikan.
Bantuan Sembako Yang Minimal
Berdasarkan keterangan dalam video, bantuan yang diberikan kepada warga terdampak gempa hanya berupa tiga bungkus mi instan dan satu bungkus biskuit dari Pemerintah Daerah setempat. Hal ini menjadi sorotan karena dinilai minim dan tidak mencukupi kebutuhan para korban.
Diketahui bahwa bantuan tersebut merupakan yang kedua kalinya diterima oleh warga sejak gempa melanda pada 15 Agustus lalu. Pihak terkait mengakui bahwa ada warga yang merasa tidak puas dengan bantuan yang diterima, seperti yang terlihat dalam video yang viral.
Permintaan Maaf dari Pelaku
Pelaku penginjakan bantuan sembako dalam video tersebut, yang teridentifikasi sebagai Saimin Sadang Syawal, akhirnya meminta maaf atas tindakannya. Ia mengakui bahwa perbuatannya tersebut dilakukan karena rasa kecewa terhadap minimnya bantuan yang disalurkan kepada masyarakat di Kampung Nanga Lok yang terdampak gempa.
Saimin menyampaikan permintaan maafnya melalui media sosial dan berjanji untuk menarik kembali video yang telah viral. Ia juga menegaskan bahwa tindakannya tersebut merupakan keliru dan di luar kesengajaan.
Di sisi lain, Kepala Desa Golo Lijun, Yovita Mbaju, menyatakan bahwa tindakan yang dilakukan oleh Saimin akan diproses lebih lanjut oleh pihak kepolisian yang berwenang. Hal ini sebagai tindak lanjut terhadap peristiwa penginjakan bantuan yang menuai kontroversi di tengah masyarakat.












