Andovi da Lopez di Film Bapak Jujur: Kutukan Nenek






Andovi Da Lopez Mendadak Tidak Bisa Bohong di Film Bapak Paling Jujur Gara-Gara Kutukan Nenek

Andovi Da Lopez Menghadapi Kutukan Nenek dalam Film Terbaru

Seorang calon gubernur yang terkenal karena kemampuannya menjaga citra tiba-tiba mendapati dirinya tidak bisa berbohong. Hal ini dialami oleh Andovi da Lopez yang memerankan Jonas Prakoso dalam film komedi satir terbaru dari Cahaya Pictures, berjudul Bapak Paling Jujur.

Cahaya Pictures baru saja merilis trailer teaser resmi untuk film yang disutradarai oleh Fajar Nugros tersebut. Cerita unik dan absurd yang diusung oleh Bapak Paling Jujur mengikuti kehidupan seorang politisi yang kehilangan kemampuan untuk menyembunyikan kebenaran.

Jonas Prakoso vs Kutukan Nenek

Dalam film ini, Andovi da Lopez memerankan karakter Jonas Prakoso, seorang calon gubernur yang terampil dalam membangun citra publik. Namun, segalanya berubah ketika Jonas terkena kutukan dari neneknya yang membuatnya tidak bisa berbohong lagi. Setiap pertanyaan harus dijawab dengan kejujuran, bahkan di tengah kampanye dan berhadapan dengan masyarakat.

Kondisi ini menjadi mimpi buruk bagi Jonas karena kejujurannya justru menjadi masalah. Pernyataan yang terucap dari mulutnya tanpa filter mengacaukan strategi kampanye dan kehidupan rumah tangganya dengan Vanny, yang diperankan oleh Claresta Taufan.

Situasi Komedi Absurd

Film Bapak Paling Jujur disajikan sebagai komedi satir yang tetap menghibur. Meski absurd, sutradara Fajar Nugros ingin cerita Jonas terasa dekat dengan penonton. Situasi yang konyol dalam film ini mengundang tawa namun juga refleksi tentang kejujuran dan kehidupan sehari-hari.

Bapak Paling Jujur merupakan adaptasi dari film Korea Selatan “Honest Candidate”. Film ini menandai produksi ketiga Cahaya Pictures setelah kesuksesan “Satu Imam Dua Makmum” dan “Pesugihan Sate Gagak”. Dibintangi oleh Andovi da Lopez, Soleh Solihun, Benedictus Siregar, dan Indy Barends, film ini akan tayang di bioskop Indonesia mulai 15 Oktober 2026.


Source link