Pemain Liga Inggris dan Sistem Pembayaran Gaji Mingguan
Pemain sepak bola Liga Inggris sering disebut menerima gaji dalam hitungan per minggu, hal ini berbeda dengan kebiasaan di Indonesia. Mengapa hal ini terjadi dan bagaimana asal usul tradisi ini?
Sejarah Sistem Gaji Mingguan Pemain Liga Inggris
Tradisi membayar gaji pemain per minggu dalam sepak bola Inggris berasal dari sekitar 140 tahun yang lalu, pada masa Revolusi Industri. Pada awalnya, pemain sepak bola tidak mendapatkan bayaran besar dan bahkan terdapat aturan maximum wage yang membatasi gaji pemain hingga 1950-an.
Salah satu tokoh penting yang berperan dalam menghapus aturan maximum wage ini adalah Jimmy Hill, pemain Fulham yang aktif di Professional Footballers’ Association. Pada tahun 1961, aturan maximum wage dihapus dan pemain mulai memiliki kekuatan untuk bernegosiasi gaji dengan klub.
Peningkatan Gaji Pemain di Era Premier League
Dengan berdirinya Premier League pada tahun 1992, pendapatan klub sepak bola meningkat drastis melalui berbagai sumber. Hal ini juga berdampak pada kenaikan gaji pemain menjadi lebih besar. Meskipun demikian, tradisi menyebut gaji pemain berdasarkan hitungan mingguan tetap bertahan hingga sekarang.
Sebagai contoh, Cristiano Ronaldo, ketika kembali ke Manchester United pada tahun 2021, disebut menerima gaji sekitar £385 ribu per minggu. Angka ini sering digunakan untuk menggambarkan besarnya nilai kontrak pemain, meskipun pembayaran gaji pemain dapat dilakukan berdasarkan kesepakatan antara pemain dan klub.
Apa Arti Gaji Mingguan dalam Sepak Bola?
Ketika media menyebut seorang pemain menerima gaji per minggu, hal ini sebenarnya mencerminkan nilai gaji pemain jika dihitung dalam rentang satu minggu. Pembayaran gaji dapat dilakukan sesuai dengan kesepakatan yang tercantum dalam kontrak pemain, bisa bulanan atau sesuai dengan jadwal pembayaran tertentu.
Tradisi ini sudah berlangsung selama puluhan tahun dalam pemberitaan sepak bola Inggris dan menjadi cara yang mudah dipahami untuk menggambarkan nilai gaji pemain secara lebih mencolok. Oleh karena itu, saat membaca pemain menerima gaji ratusan ribu poundsterling per minggu, sebenarnya itu adalah representasi dari nilai gaji per minggu yang dihitung, bukan jadwal pembayaran secara harfiah.
Sejarah panjang tradisi ini membuktikan bahwa meskipun industri sepak bola mengalami perkembangan pesat, tetapi beberapa aspek tradisional seperti pembayaran gaji mingguan pemain tetap terjaga hingga saat ini.












