Kriteria Pria Idaman Menurut Sintya Marisca




Sintya Marisca Ungkap Pandangan tentang Pasangan Hidup

Sintya Marisca Bicara Terbuka Mengenai Pasangan Hidupnya

Memasuki usia yang lebih matang, Sintya Marisca mengungkapkan pandangannya tentang pasangan hidup. Ia tidak lagi memiliki kriteria yang rumit dalam mencari pendamping dan lebih memprioritaskan karakter dan sikap seseorang. Menurutnya, sosok yang bertanggung jawab dan berperilaku baik jauh lebih penting daripada penampilan fisik.

Prioritas Pada Perbaikan Diri

Meski memiliki gambaran mengenai pasangan idaman, Sintya Marisca lebih fokus untuk memperbaiki diri. Baginya, menjadi pribadi yang lebih baik adalah hal terpenting. Ia percaya bahwa ketika ia telah menjadi versi terbaik dari dirinya sendiri, maka jodoh yang sesuai juga akan datang.

Pilihan Pria Lebih Tua

Sintya menyatakan kenyamanannya dengan pria yang lebih tua karena merasa bahwa sosok yang lebih dewasa mampu memberikan keamanan dan bimbingan dalam hubungan. Bagi Sintya, menjadi dimong (dijaga) oleh pasangan adalah hal yang diinginkannya.

Target Menikah dan Quarter-Life Crisis

Ketika ditanya mengenai target menikah, Sintya mengungkapkan bahwa keluarganya tidak memberinya tekanan untuk menetapkan waktu pernikahan. Ibunya justru mendorongnya untuk mengeksplorasi banyak hal sebelum memutuskan untuk menikah.

Berbeda dengan banyak orang yang mengalami quarter-life crisis di usia 20-an, Sintya mengalami fase tersebut saat ia berusia 19 tahun. Namun, kini ia merasa lebih tenang dan menikmati kehidupan sebagai seorang perempuan lajang.

Harapan untuk Bertemu Jodoh Terbaik

Meskipun masih berstatus lajang dan memiliki banyak teman pria, Sintya tetap berharap agar ia segera dipertemukan dengan jodoh terbaik. Ia meminta doa agar keinginannya untuk menemukan pasangan hidup bisa segera terwujud.

Sumber: Liputan6.com


Source link