Dimas Aditya, seorang aktor tanah air, menunjukkan totalitasnya dalam memerankan karakter dalam film “Juminten Edan” dengan mempelajari bahasa isyarat hanya dalam waktu tiga hari. Meski terbilang singkat, Dimas mampu menghayati adegan bahasa isyarat dengan lancar.
Emosi Membantu Gerakan Bahasa Isyarat
Dimas mengungkapkan bahwa emosi yang muncul saat melakukan adegan sebenarnya membantunya dalam mengeluarkan gerakan bahasa isyarat secara alami. Meskipun hanya melakukan latihan sekali atau dua kali sebelum pengambilan adegan, ketika sudah pada waktu pengambilan adegan yang membutuhkan ekspresi emosi tertentu, ia mampu melakukannya dengan lancar.
“Jadi begitu pas sudah take, latihan sekali, latihan dua kali, terus tiba-tiba pas main adegan yang marah-marah pakai bahasa isyarat langsung selesai. Kita tanya sama coach-nya, sama pelatih yang ngajarin bahasa isyarat, katanya aman. Dia bilang, ‘Semua kok bisa Mas?’ Nggak tahu. Karena emosi sudah bangun ya, jadi tiba-tiba keluar aja bahasa isyaratnya,” jelas Dimas.
Momen di balik proses belajar Dimas Aditya untuk menjalani adegan bahasa isyarat ini menjadi sorotan menarik. Meski terbatas dalam waktu, kenyataan bahwa Dimas mampu memperlihatkan ketulusan dan kualitas dalam perannya menjadikan cerita ini semakin menarik.












