Misteri Desain Stadion Tanpa Atap di Amerika Serikat untuk Piala Dunia 2026: Faktor Biaya dan Teknis
Piala Dunia 2026 akan segera dihelat di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko, dengan total 16 stadion sebagai arena pertandingan. Amerika Serikat menawarkan 11 venue canggih dengan kapasitas besar. Namun, muncul isu terkait stadion di AS yang tidak dilengkapi atap, mengundang pertanyaan tentang kenyamanan penonton.
Alasan Menarik di Balik Stadion Terbuka di Amerika Serikat
Salah satu contoh stadion terbuka yang mencuat adalah San Francisco Bay Arena Stadium atau Levi’s Stadium. Dengan kapasitas 70.000 penonton, stadion ini dibangun tanpa atap meskipun dengan biaya fantastis. Keputusan ini, katanya, didasari oleh anggaran pembangunan yang tinggi, di mana pemasangan atap memerlukan biaya tambahan signifikan.
Menurut Mark Waggoner, ahli desain atap, konstruksi atap stadion dengan kapasitas besar menantang karena penyangga sementara selama proses pembangunan. Lebih rumit lagi jika atap yang dipilih adalah buka-tutup otomatis, yang memerlukan rekayasa teknik yang canggih.
Biaya Tambahan yang Membelit
Pemasangan atap statis bisa mencapai biaya US$ 40 juta, sementara atap otomatis bisa melonjak hingga US$ 150 juta. Hal ini membuat pengelola stadion harus mempertimbangkan matang-matang sebelum memutuskan apakah akan melengkapi stadion mereka dengan atap atau tidak.
Kasus serupa terjadi pada New York New Jersey Stadium, yang rencananya awalnya dilengkapi atap buka-tutup namun dibatalkan karena biaya yang membengkak. Stadion ini akhirnya tetap menjadi arena final Piala Dunia 2026 tanpa atap pelindung.












