Penurunan Penjualan Game PlayStation First Party 50% – Analisis Jagat Play

Penjualan Game First Party PlayStation Turun, Memicu Keraguan

Sudah bukan rahasia lagi bahwa PlayStation telah mendominasi pasar game selama beberapa tahun terakhir dengan portofolio game eksklusif yang menarik. Namun, data terbaru menunjukkan adanya penurunan signifikan dalam penjualan game first party PlayStation dari FY2020 hingga FY2024, mengundang keraguan terhadap strategi live service Sony.

Kondisi Penjualan Game First Party PlayStation

Menurut analisis terbaru dari laporan keuangan Sony yang dikutip dari Game File, penjualan game first party PlayStation mengalami penurunan drastis. Tercatat pada FY2020 telah terjual sebanyak 58,4 juta kopi game, namun angka tersebut terus menurun hingga hanya 28,9 juta kopi pada FY2024. Meskipun ada sedikit peningkatan menjadi 32,1 juta kopi pada FY2025, namun angka tersebut masih jauh dari masa kejayaan sebelumnya.

Pada FY2020, Sony merilis PlayStation 5 bersamaan dengan game-game besar seperti The Last of Us Part II, Marvel’s Spider-Man: Miles Morales, dan Ghost of Tsushima. Lonjakan konsumsi hiburan digital global saat pandemi COVID-19 juga turut berkontribusi pada kesuksesan ini.

Masalah Strategi dan Investasi Sony

Namun, beberapa tahun terakhir menunjukkan adanya perubahan situasi. Jadwal rilis game eksklusif PlayStation dianggap kurang agresif, sementara upaya Sony dalam pasar live service tidak memberikan hasil yang diharapkan. Kegagalan Concord menjadi contoh nyata bagaimana investasi besar pada game live service tidak selalu sukses komersial.

Hal ini semakin memperuncing diskusi setelah akuisisi Bungie senilai USD 3,7 miliar. Dalam laporan keuangan terbaru, Sony mengungkapkan kerugian sekitar USD 765 juta terkait akuisisi tersebut. Situasi Bungie sendiri juga belum menunjukkan perbaikan, terutama setelah pengumuman Destiny 2 akan menerima update terakhirnya.

Dengan adanya State of Play terbaru, harapan pemain tinggi agar Sony kembali menunjukkan kekuatan melalui game eksklusif baru yang dapat mengembalikan momentum bisnis first party mereka. Namun, pertanyaannya adalah apakah penurunan ini hanya sementara atau memang perlu evaluasi ulang terhadap strategi PlayStation dalam beberapa tahun terakhir.

Source link