Fakta Terbaru Kecelakaan Bus ALS vs Truk BBM di Sumsel

Kecelakaan Maut Bus ALS vs Truk BBM di Sumsel: Korban Meningkat Menjadi 18 Orang

Jakarta, CNN Indonesia — Kecelakaan maut terjadi di Jalan Lintas Sumatra Simpang Danau, Kecamatan Karang Jaya, Sumatera Selatan, pada Rabu (6/5) sekitar pukul 12.00 WIB. Insiden melibatkan Bus ALS bernomor polisi BK 7451 DL dan truk tangki bahan bakar minyak (BBM). Polisi menduga kecelakaan terjadi saat sopir bus, yang menjadi salah satu korban tewas, mencoba menghindari lubang di jalan hingga kendaraan berpindah jalur dan menabrak truk tangki dari arah berlawanan.

Korban Meningkat Menjadi 18 Orang

Pada Sabtu (9/5) malam, korban tewas akibat kecelakaan maut Bus ALS dengan truk tangki BBM di Jalan Lintas Sumatra, Sumatra Selatan, bertambah menjadi 18 orang. Belasan korban itu berada dalam 17 kantong jenazah yang diterima RS Bhayangkara Moh Hasan Palembang.

“Bagian tubuh saling menempel di bagian ketiak. Diduga bagian tubuh tersebut milik anak kecil,” ujar Kepala RS Bhayangkara Moh Hasan Palembang Kombes Budi Susanto pada Jumat (9/5).

Tim DVI hingga saat ini terus bekerja melakukan identifikasi korban dengan dukungan data dari keluarga korban melalui posko antemortem maupun layanan hotline. Sejumlah data pendukung seperti gigi, properti, maupun aksesoris yang ditemukan pada korban belum bisa dijadikan dasar penetapan identitas secara pasti.

Izin Angkutan Kedaluwarsa dan Tindak Lanjut Pihak Berwenang

Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Kelas II Sumatera Selatan menyatakan izin angkutan bus berpelat BK-7778-DL yang terlibat dalam kecelakaan dengan truk tangki minyak sudah kedaluwarsa. Meskipun uji KIR bus masih aktif, terkait dengan izin angkutan, sudah kedaluwarsa.

Kepala Dinas Perhubungan Sumsel Musni Wijaya mengatakan tim dari Dishub Sumsel, bersama dengan tim KNKT (Komite Nasional Keselamatan Transportasi), BPTD, Jasa Raharja, dan Ditlantas Polda Sumsel, sudah ke lokasi kejadian untuk melakukan investigasi. Dugaan sementara menyebutkan kecelakaan tersebut bukan disebabkan oleh kendaraan yang tidak laik jalan, melainkan faktor lain.

PT Jasa Raharja memastikan seluruh korban kecelakaan maut antara Bus ALS dan truk tangki pengangkut BBM di Musi Rawas Utara (Muratara), Sumatra Selatan (Sumsel) mendapat santunan dan jaminan perawatan sesuai ketentuan yang berlaku. Direktur Utama Jasa Raharja Muhammad Awaluddin menyatakan pihaknya langsung mengerahkan petugas ke lokasi begitu menerima informasi kecelakaan.

Source link