Satgas Haji Ungkap Sindikat Haji Ilegal yang Beroperasi Sejak 2024
Satuan Tugas Penanganan Kejahatan Khusus (Satgas Haji) mengungkap sindikat pemberangkatan jemaah haji ilegal yang telah aktif selama 127 kali sejak tahun 2024. Delapan orang penyalur yang terlibat dalam praktik ilegal ini telah diselidiki oleh Direktur Tindak Pidana Tertentu Bareskrim Polri, Brigjen Moh Irhamni, pada 18 April 2026.
Menurut Irhamni, para penyalur ini telah memberangkatkan masyarakat secara ilegal untuk menunaikan ibadah haji dengan modus penggunaan visa tenaga kerja. Mereka menyasar warga negara Indonesia (WNI) yang ingin berangkat haji namun tidak menggunakan visa haji sesuai ketentuan.
Identitas dan Modus Operandi Sindikat
Irhamni mengungkap bahwa delapan penyalur ini terlibat dalam kegiatan haji ilegal dan salah satunya bertugas sebagai dalang atau penyedia administrasi yang menyiapkan visa secara ilegal. Meskipun belum diumumkan secara detil, Irhamni memastikan bahwa kedelapan orang ini bukan termasuk dalam tiga WNI yang ditangkap di Arab Saudi terkait kasus ini.
Selain itu, Irhamni juga menyampaikan bahwa pihaknya masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengungkap keterlibatan perusahaan atau agen travel haji dalam sindikat ini. Upaya penindakan akan dilakukan secara tegas terhadap pelaku ilegal ini untuk memberikan perlindungan menyeluruh bagi calon jemaah haji dan umrah Indonesia.
Pembentukan Satgas Haji untuk Melawan Praktik Ilegal
Sebelumnya, Mabes Polri dan Kementerian Haji-Umrah (Kemenhaj) telah membentuk Satgas Haji sebagai langkah untuk melindungi calon jemaah dari praktik haji ilegal dan penipuan. Satgas ini bertugas melakukan sosialisasi, pencegahan, dan penindakan terhadap pelaku kejahatan terkait haji ilegal.
Pembentukan Satgas Haji ini dilakukan sebagai respons atas arahan Presiden Prabowo Subianto untuk memberikan perlindungan menyeluruh bagi calon jemaah haji dan umrah Indonesia. Diharapkan, langkah ini dapat memberikan keamanan dan kepastian bagi masyarakat yang hendak menunaikan ibadah haji secara sah dan terpercaya.












