Jokowi Akui Telepon MBZ, Tanya Perang Iran: Update Terbaru

Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) mengungkapkan bahwa ia telah menelepon Presiden Uni Emirat Arab (UEA) Sheikh Mohamed bin Zayed Al Nahyan (MBZ) untuk meminta informasi terkait perang yang tengah terjadi di Timur Tengah. Hal tersebut disampaikan oleh Jokowi dalam acara Halalbihalal dan Anniversary ke-1 Youtuber Nusantara serta konsolidasi Laskar Gibran di Hotel Sunan, Kota Solo. Jokowi menjelaskan bahwa ia melakukan panggilan telepon pada hari ketiga perang dimulai untuk menanyakan perkiraan waktu perang akan berakhir, namun jawabannya belum pasti dan jelas.

Dalam percakapan tersebut, Jokowi juga menanyakan dampak perang pada kenaikan harga minyak mentah, yang juga belum dapat dipastikan. Ia bahkan menghubungi salah satu menteri UEA untuk pertanyaan serupa namun hasilnya tetap tidak jelas. Meskipun sulit untuk memprediksi hasil perang dan harga minyak kembali ke kondisi normal, Jokowi mengakui bahwa hal ini bukan perkiraan yang mudah.

Selain itu, Jokowi juga menerima Duta Besar Republik Islam Iran untuk Indonesia, Mohammad Boroujerdi, di kediamannya. Dalam pertemuan tersebut, Jokowi menyampaikan simpati atas keadaan Iran dan berharap agar perdamaian, stabilitas, dan ketenangan segera kembali ke kawasan tersebut. Boroujerdi juga menyampaikan laporan mengenai kondisi terkini di Iran pasca serangan yang terjadi.

Kondisi di Iran bergejolak setelah serangan oleh Amerika Serikat dan Israel pada 28 Februari. Namun, Iran tak tinggal diam dan melakukan serangan balasan ke Israel dan aset AS di Teluk. Semua kejadian tersebut menjadi perhatian utama dalam pertemuan antara Jokowi dan Mohammad Boroujerdi.

Source link