16 Indikasi Pelaku Teror Terungkap oleh Tim Advokasi Andrie Yunus

Tim Advokasi untuk Demokrasi (TAUD) melakukan investigasi awal terkait kasus penyiraman air keras terhadap aktivis KontraS Andrie Yunus. Hasilnya, tim mengidentifikasi 16 orang yang diduga terlibat langsung dalam peristiwa itu. Airlangga Julio, kuasa hukum Andrie Yunus, menyampaikan temuan ini dalam konferensi pers di Komnas HAM, Jakarta. Identifikasi tidak hanya mencakup jumlah pelaku, tetapi juga peran masing-masing individu dalam kejadian tersebut.

Menurut Airlangga Julio, kemungkinan adanya jaringan yang lebih luas terindikasi dari temuan tersebut. Hal ini termasuk peran pihak-pihak di luar para pelaku lapangan seperti yang menjadi penyedia air keras dan fasilitas lainnya. Selain itu, terdapat indikasi keterlibatan unsur sipil yang bisa memperkuat perlunya penanganan kasus ini melalui peradilan umum.

Tim advokasi telah menyampaikan hasil investigasi mereka kepada aparat penegak hukum untuk meminta ruang gelar perkara khusus guna memperkuat proses penyidikan. Mereka menjelaskan bahwa pengungkapan seluruh pelaku, termasuk kemungkinan adanya struktur komando, sangat penting untuk memastikan transparansi dalam proses hukum dan memberikan keadilan kepada korban.

Di sisi lain, Mabes TNI sudah menetapkan empat prajurit sebagai tersangka dalam kasus penyiraman air keras terhadap Andrie Yunus. Mereka dijerat dengan pasal penganiayaan dan telah ditahan di Pomdam Jaya Guntur. Puspom TNI juga berupaya untuk meminta keterangan saksi korban Andrie Yunus guna memperkuat proses hukum secara terbuka, profesional, dan akuntabel.

Source link