Ratusan masyarakat memadati Bundaran HI, Jakarta Pusat pada malam takbiran Idulfitri 1447 Hijriah, Jumat (20/3). Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menggelar Jakarta Bedug Kolosal di kawasan tersebut, yang menyebabkan penutupan lalu lintas di sekitar Bundaran HI. Pantauan menunjukkan bahwa warga mulai berdatangan sekitar pukul 20.00 WIB setelah hujan reda, mayoritas dari mereka adalah keluarga yang membawa payung dan jas hujan. Mereka memadati area panggung dan beberapa bedug telah dimainkan di berbagai titik.
Pemprov DKI Jakarta merayakan Idulfitri dengan tema “Eid Mubarak Jakarta: Rhythm of Fountain” dengan rangkaian acara seperti Rampak Bedug, Festival 1.000 Bedug, pawai obor 5.000 peserta, dancing fountain, lighting show, laser show, dan flying LED show. Acara ini juga menampilkan tausiyah oleh Ustaz Akri dan penampilan spesial Hadad Alwi. Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menjelaskan bahwa acara tersebut merupakan inovasi untuk memberikan pengalaman baru bagi warga dalam merayakan malam takbiran. Program ini dirancang sebagai bagian dari inovasi “Mudik ke Jakarta”, yang mengajak masyarakat merayakan Idulfitri dengan suasana kota yang lebih terbuka, hangat, dan inklusif.










