Pemerintah Provinsi DKI Jakarta tidak berencana untuk melakukan rekayasa cuaca seperti hujan buatan meskipun suhu panas ekstrem melanda dalam beberapa hari terakhir. Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung Wibowo, menyampaikan bahwa Jakarta masih belum memerlukan hujan buatan berdasarkan prakiraan cuaca dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menjelang Lebaran 2026. Meskipun cuaca saat ini terasa panas, BMKG memprediksi adanya potensi hujan dengan intensitas menengah saat Idulfitri. Prediksi BMKG menunjukkan bahwa suhu tinggi yang dirasakan masyarakat dalam beberapa hari terakhir masih berpotensi terjadi dalam waktu dekat, dengan suhu maksimum di Jakarta mencapai 35,6 derajat Celsius. Kondisi ini dipengaruhi oleh langit yang relatif cerah dengan tutupan awan yang minim, yang membuat radiasi matahari menembus atmosfer secara optimal. BMKG merekomendasikan agar masyarakat mengurangi aktivitas di luar ruangan saat paparan sinar matahari berada pada tingkat tertinggi dan menggunakan perlindungan diri seperti topi, payung, kacamata hitam, dan pakaian berlengan panjang. Selain itu, disarankan untuk menggunakan tabir surya dengan SPF tinggi dan memperbanyak minum air putih untuk mencegah dehidrasi.
Cara Menghadapi Cuaca Panas Ekstrem di DKI
Read Also
Recommendation for You

Wakil Ketua Komisi III DPR, Ahmad Sahroni membantah adanya pengurusan perkara dalam kasus pemerasan yang…

Direktorat Jenderal Bea Cukai (DJBC) dan Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan telah menyegel empat…

Kejaksaan Tinggi Jakarta melakukan penggeledahan di beberapa ruangan di Kementerian Pekerjaan Umum (PU) di Jakarta…
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) saat ini tengah menginvestigasi penerimaan lain yang diduga dilakukan oleh Kepala…
Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi membantah rencana reshuffle Kabinet Merah Putih dalam waktu dekat….





