Menteri Pertahanan, Sjafrie Sjamsoeddin, menegaskan bahwa status siaga 1 yang dikeluarkan oleh Panglima TNI, Agus Subiyanto, tidak perlu membuat masyarakat khawatir. Menurut Sjafrie, status siaga 1 hanya berkaitan dengan kesiapan prajurit dalam menghadapi situasi global, regional, dan nasional. Hal ini tidak memiliki keterkaitan dengan situasi geopolitik atau geoekonomi. Langkah kesiapsiagaan ini bertujuan untuk memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat, bukan sebagai reaksi terhadap kondisi geopolitik atau geoekonomi saat ini. Panglima TNI, Agus Subiyanto, telah mengeluarkan perintah siaga tingkat 1 sebagai antisipasi terhadap perkembangan situasi di dalam negeri yang dipicu oleh konflik di Timur Tengah. Berbagai langkah kesiapsiagaan telah diinstruksikan kepada unit-unit TNI, termasuk patroli di objek vital strategis, deteksi dini udara, pemetaan kondisi WNI di negara terdampak konflik, hingga koordinasi dengan instansi terkait. Semua langkah tersebut bertujuan untuk mengamankan negara dan menjamin keamanan serta kenyamanan masyarakat. Dalam konteks itu, TNI bertugas menjaga keutuhan Bangsa dan Negara dengan kekuatan dan kesiapsiagaan operasional yang tinggi serta responsif terhadap situasi strategis baik di tingkat internasional, regional, maupun nasional.
Menhan Bahas Status Siaga 1 TNI: Masyarakat Tak Perlu Cemas
Read Also
Recommendation for You
Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) berhasil mengangkut hampir satu ton sampah yang…

Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) telah mengonfirmasi bahwa visa haji furoda tidak akan tersedia untuk…

Anggota Komisi III DPR RI, Soedeson Tandra, mengungkapkan kekhawatiran bahwa RUU Perampasan Aset berpotensi melanggar…
Menteri Haji dan Umrah, Moch. Irfan Yusuf, menegaskan bahwa tidak akan ada penyesuaian biaya haji…
Seorang perempuan di Malang, Jawa Timur, berinisial IA (28) melaporkan suaminya sendiri atas dugaan pemalsuan…




