Tak lama setelah kasus Dwi Sasetyaningtyas viral dan panen kecaman, hingga Menteri Keuangan RI, Purbaya Yudhi Sadewa turun tangan, Tasya Kamila sebagai salah satu awardee atau penerima beasiswa LPDP bersuara. Topik LPDP memanas karena unggahan Dwi Sasetyaningtyas yang menampilkan paspor Inggris untuk anak-anaknya disertai narasi cukup ayah ibunya yang WNI. Paspor Inggris dipamerkan dengan air muka bahagia, padahal Dwi Sasetyaningtyas dan suami adalah penerima beasiswa LPDP dan sekarang terancam mengembalikan dana beasiswa senilai miliaran rupiah.
Tasya Kamila, pemilik album Libur Telah Tiba ini, mengunggah 7 kontribusi selama dan setelah kuliah S2 di Columbia University, Amerika Serikat, antara 2016 sampai 2018. Melalui akun Instagram terverifikasi, Tasya Kamila merinci kontribusinya dengan menegaskan bahwa LPDP tidak menentukan secara eksplisit bentuk kontribusi untuk Indonesia selama masa bakti penerima beasiswa. Tasya Kamila berpendapat bahwa hal ini merupakan bentuk kepercayaan pihak LPDP bahwa awardee-nya punya cara dan kapasitas masing-masing dalam berkontribusi untuk negara. Masa bakti Tasya Kamila dimulai tahun 2018 hingga 2023 dan kontribusinya dimulai dari hal yang paling dasar.
Dia berkomitmen untuk kembali ke Indonesia setelah lulus dan selama masa bakti serta menjadi jembatan antara Pemerintah dan publik dalam kapasitas sebagai figur publik. Tasya Kamila terlibat dalam berbagai program edukasi lingkungan dengan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI, termasuk memperkuat Dewan Pertimbangan Kalpataru 2022. Selain itu, ia juga bekerja sama dengan berbagai kementerian, lembaga, dan Pemerintah Daerah untuk sosialisasi serta edukasi program-program dengan berbagai instansi termasuk Kementerian Pariwisata, BUMN, Bappenas, KPK, dan LPDP.
7 Kontribusi Tasya Kamila Setelah Dapat Beasiswa LPDP












