Ibu Tiri Menyangkal Sebagai Penyebab Tragis Kematian Bocah Sukabumi

NS, seorang bocah berusia 13 tahun dari Jampangkulon, Sukabumi, diduga meninggal dunia setelah mengalami berbagai kekerasan dari ibu tirinya, TR. Kabar ini menjadi viral di media sosial, namun TR yang berstatus terlapor membantah tuduhan tersebut, khususnya setelah NS menyebut namanya sebagai orang yang memaksa dia minum air mendidih sebelum kematiannya.

“Tuduhan dari netizen dan berita yang beredar tidak benar. Saya tidak sekejam itu,” kata TR seperti yang dilaporkan oleh detikJabar pada Minggu (22/2). TR menjelaskan bahwa luka lepuhan di tubuh NS bukan disebabkan oleh trauma akibat air panas, seperti yang dituduhkan, melainkan karena kondisi kesehatan korban.

Dia mengakui bahwa anak tersebut meninggal karena sakit kanker darah leukemia dan autoimun, hal ini menjelaskan kulit melepuh NS karena faktor panas dalam, bukan akibat penyiksaan. TR juga mengungkapkan bahwa akibat dari viralnya berita tersebut, dia dan orangtuanya menjadi korban dari penghakiman oleh netizen dan saat ini tengah menjalani pemeriksaan polisi.

Kapolres Sukabumi, AKBP Samian, memastikan bahwa penanganan kasus ini dilakukan dengan hati-hati, menggali bukti medis yang valid secara hukum selain dari kesaksian verbal. Total 16 saksi sudah memberikan keterangan mendalam termasuk dari keluarga, saksi kejadian, hingga saksi ahli dari tenaga medis. Semua informasi akan diperiksa teliti untuk memastikan kebenaran dugaan tindak pidana yang dilaporkan.

Hartono, Kasat Reskrim Polres Sukabumi, juga menyoroti hasil visum jenazah NS yang menunjukkan adanya luka lecet, luka bakar, dan lebam di tubuh korban. Kasus ini semakin ramai setelah video NS bersama ayahnya viral di media sosial, di mana ayahnya tampak emosional dan menuduh ibu tirinya sebagai pelaku. Rumor-raumor beredar tentang penganiayaan terhadap korban, termasuk pemaksaan meminum air panas.

Source link