Tragedi Kemanusiaan di Palestina: Dunia Alami Pergeseran Poros Kekuasaan

Tragedi kemanusiaan di Gaza, Palestina, telah membangkitkan keprihatinan global. Miftah Maulana Habiburohman atau Gus Miftah memberikan pandangan mengenai keputusan Indonesia untuk bergabung dengan Board of Peace (BoP) pada awal tahun 2026. Board of Peace adalah sebuah inisiatif internasional yang bertujuan untuk perdamaian dan stabilisasi di Gaza. Indonesia berencana untuk mengirimkan 5.000 hingga 8.000 personel TNI ke sana, menandai peran aktif Indonesia dalam proses perdamaian tersebut. Gus Miftah menekankan bahwa langkah ini adalah untuk kemanusiaan dan untuk mendukung kemerdekaan Palestina, bukan untuk normalisasi politik dengan pihak lain. Indonesia berkomitmen untuk tetap fokus pada upaya kemerdekaan Palestina dan aspek kemanusiaan. Dengan bergabung dalam BoP, Indonesia diharapkan dapat menjadi penjaga moral di lapangan dan memastikan hak-hak dasar rakyat Palestina tidak terabaikan dalam proses perdamaian. Langkah politik ini dianggap sebagai upaya praktis menuju tujuan idealis, menunjukkan fleksibilitas politik bebas aktif Indonesia dalam forum internasional.

Source link