Logitech baru saja meluncurkan mouse terbarunya, Logitech Pro X2 Superstrike, dan teknologi menariknya terletak pada sistem kliknya. Mouse ini menggunakan teknologi Superstrike dengan Haptic Inductive Trigger System atau HITS, yang tidak bergantung pada switch mekanis seperti kebanyakan mouse gaming lainnya. Proses registrasi klik pada mouse ini dilakukan melalui perubahan medan elektromagnetik, mengklaim memangkas latensi hingga 30 ms dibanding switch mekanis tradisional, ideal untuk game kompetitif yang menuntut reaksi cepat.
Selain itu, Logitech menambahkan aktuator haptic pada mouse ini untuk menciptakan sensasi tekan di jari pengguna. Pengguna dapat mengatur respons tombol sesuai preferensi mereka dengan 10 level aktuasi dan 5 titik reset rapid trigger. Selain itu, kekuatan efek haptic juga dapat diatur dalam 6 tingkat melalui Logitech G HUB. Sensor yang digunakan adalah Logitech Hero 2 dengan rentang DPI antara 100 hingga 44.000, kecepatan tracking 888 IPS, dan akselerasi 88 G. Mouse ini juga dilengkapi dengan baterai tahan hingga 90 jam sekali pengisian daya dan kompatibel dengan Powerplay untuk suplai daya nirkabel berkelanjutan.
Logitech Pro X2 Superstrike memiliki desain yang mirip dengan Pro X Superlight 2 namun dengan bobot sedikit lebih berat. Harganya dijual sekitar USD 179,99 atau sekitar Rp 3 jutaan. Dengan sistem klik tanpa switch fisiknya, mouse ini menawarkan presisi yang tinggi, namun masih menjadi pertanyaan apakah klik mekanis klasik masih memiliki keunggulan dalam feel yang meyakinkan. Solusi terbaik tentu adalah mencoba langsung untuk merasakan performa sebenarnya dari Logitech Pro X2 Superstrike.












