Sabrang Mowo Damar Panuluh, atau lebih dikenal sebagai Noe Letto, merespons berbagai kritik dari publik terkait keputusannya bergabung sebagai Tenaga Ahli Dewan Pertahanan Nasional (DPN). Noe memastikan bahwa keputusannya ini tidak akan mengubah dirinya secara fundamental. Dia menegaskan bahwa tanggung jawabnya adalah memberikan masukan kepada pemerintah dengan obyektif. Noe juga menyatakan bahwa setiap masukan yang diberikannya kepada DPN juga akan disampaikan kepada publik. Meskipun proses menjadi tenaga ahli ini tidaklah mudah dan berjalan cukup panjang, Noe percaya bahwa kontribusi pemikirannya akan menjadi pertimbangan penting dalam pengambilan keputusan di bidang pertahanan negara. Posisinya dalam Forum Maiyah pun tetap tidak akan berubah, dia akan tetap aktif di forum yang digagas oleh ayahnya. Noe dilantik sebagai tenaga ahli Dewan Pertahanan Nasional bersama dengan 11 orang lainnya, yang diharapkan akan memberikan kontribusi strategis di bidang pertahanan negara sesuai dengan keahlian masing-masing.
Noe Letto Buka Suara: Pengalaman Sebagai Tenaga Ahli Kemenhan
Read Also
Recommendation for You

Status bebas bersyarat Muhammad Subchi Azal Tsani alias Mas Bechi, terpidana kasus kekerasan seksual terhadap…

Pemerintah Kabupaten Pemalang menonaktifkan Kepala SDN 01 Kebondalem, Erning, setelah seorang siswa kelas 2, Muhamad…

Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) dijadwalkan berlangsung pada 9-10 Oktober 2026. Rencana tersebut disiapkan setelah pelaksanaan…

Rapat Paripurna DPR ke-9 Masa Sidang I 2026-2027 mengesahkan Rancangan Undang-Undang Satu Data Indonesia (RUU…

Ketua DPP PDI Perjuangan Said Abdullah membantah partainya memiliki kepentingan dalam gugatan mengenai syarat pendidikan…







