Sabrang Mowo Damar Panuluh, atau lebih dikenal sebagai Noe Letto, merespons berbagai kritik dari publik terkait keputusannya bergabung sebagai Tenaga Ahli Dewan Pertahanan Nasional (DPN). Noe memastikan bahwa keputusannya ini tidak akan mengubah dirinya secara fundamental. Dia menegaskan bahwa tanggung jawabnya adalah memberikan masukan kepada pemerintah dengan obyektif. Noe juga menyatakan bahwa setiap masukan yang diberikannya kepada DPN juga akan disampaikan kepada publik. Meskipun proses menjadi tenaga ahli ini tidaklah mudah dan berjalan cukup panjang, Noe percaya bahwa kontribusi pemikirannya akan menjadi pertimbangan penting dalam pengambilan keputusan di bidang pertahanan negara. Posisinya dalam Forum Maiyah pun tetap tidak akan berubah, dia akan tetap aktif di forum yang digagas oleh ayahnya. Noe dilantik sebagai tenaga ahli Dewan Pertahanan Nasional bersama dengan 11 orang lainnya, yang diharapkan akan memberikan kontribusi strategis di bidang pertahanan negara sesuai dengan keahlian masing-masing.
Noe Letto Buka Suara: Pengalaman Sebagai Tenaga Ahli Kemenhan
Read Also
Recommendation for You

Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin, mengungkapkan bahwa lebih dari 55 persen dari total penduduk Indonesia…

Pemerintah masih membahas pembagian peran antara TNI dan Polri dalam penanganan terorisme melalui penyusunan Peraturan…

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Jakarta mengungkap adanya dugaan suap dari perusahaan forwarder lain kepada Direktorat…









