Pencarian dan evakuasi korban pesawat ATR 42-500 yang jatuh di Gunung Bulusaraung, Sulawesi Selatan, menjadi sorotan. Tim SAR gabungan bekerja keras untuk menemukan seluruh korban secepat mungkin, mengingat pentingnya golden time dalam situasi tersebut. Dalam waktu kurang dari 24 jam sejak kejadian, tim berhasil menemukan lokasi pesawat jatuh dan berharap dapat mengevakuasi korban dengan selamat. Meskipun proses identifikasi korban bukan kewenangan Basarnas, instansi lain yang berwenang akan mengurusnya. Tim SAR menghadapi tantangan kondisi cuaca dan alam yang sulit, seperti kabut tebal dan medan terjal. Evakuasi melalui udara menjadi prioritas, meskipun terhambat oleh kabut tebal. Namun, tim rescue darat terus berupaya menjangkau seluruh titik yang diduga sebagai lokasi korban. Proses evakuasi dan pencarian masih terus dilakukan dengan penuh dedikasi dan semangat kebersamaan untuk misi kemanusiaan tersebut.
Basarnas Kejar Golden Time Pencarian Korban Pesawat ATR di Bulusaraung
Read Also
Recommendation for You

Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin, mengungkapkan bahwa lebih dari 55 persen dari total penduduk Indonesia…

Pemerintah masih membahas pembagian peran antara TNI dan Polri dalam penanganan terorisme melalui penyusunan Peraturan…

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Jakarta mengungkap adanya dugaan suap dari perusahaan forwarder lain kepada Direktorat…









