Meta, mantan Facebook Company, dikabarkan telah mulai menarik diri dari industri gaming dengan menutup dua studio Oculus miliknya. Meskipun VR gaming masih belum populer karena kendala harga dan minimnya developer besar, Meta tetap menjadi pemain besar dengan Oculus VR. Namun, kabar terbaru menunjukkan perusahaan tersebut mulai mengurangi kehadirannya. Menurut laporan The New York Times, sekitar 10% karyawan di divisi Reality Labs akan di-PHK, yang kemudian menyebar ke studio game internal Oculus, seperti Twisted Pixel Games dan Sanzaru Games. Keputusan mengejutkan ini mengakibatkan studio Twisted Pixel dan Sanzaru Games ditutup, meskipun keduanya memiliki catatan prestasi yang baik dengan merilis game populer. Langkah Meta ini menunjukkan hati-hati perusahaan dalam berinvestasi di sektor gaming VR. Bagi komunitas VR, keputusan ini menimbulkan pertanyaan tentang rencana Meta dalam mendukung game first party di platform Quest ke depan. Sementara itu, Steam Frame VR diumumkan sebagai pesaing kuat di pasar gaming VR. Bagaimana pendapat Anda tentang keputusan Meta ini dan apakah Anda masih memainkan game dari Meta?
Meta Pangkas Divisi Gaming, Studio Oculus Ditutup
Read Also
Recommendation for You

OPPO akan memperkenalkan lini flagship terbarunya di China pada 22 September 2026. Seri yang diberi…

Peluncuran iPhone Duo disebut bisa menjadi langkah awal Apple untuk membangun keluarga perangkat lipat, bukan…

Xiaomi memperkenalkan REDMI Note 17 Series untuk pasar Indonesia dengan membawa empat model sekaligus, yakni…









