AS Roma mengalami kekalahan 2-3 dari Torino dalam babak 16 besar Piala Italia 2025/2026 di Stadion Olimpiade Roma, Rabu dini hari WIB. Pelatih Gian Piero Gasperini merasa pukulan telak terjadi setelah kebobolan melalui skema sepak pojok. Meskipun demikian, Gasperini puas dengan kinerja para pemainnya yang tetap bersemangat meski tertinggal, terutama para pemain muda yang menunjukkan semangat juang. Meski kecewa dengan kebobolan di menit akhir, Gasperini merasa banyak hal positif dari pertandingan, di mana para pemain berhasil mengejar ketertinggalan dua kali. Gol bagi AS Roma dicetak oleh Mario Hermoso (46′) dan Antonio Arena (81′), sementara gol Torino oleh Che Adams (35′, 82′) dan Emirkhan Ilkhan (90′). Kekalahan ini membuat Paulo Dybala dan tim harus tersingkir lebih awal dari Piala Italia, memperpanjang puasa gelar mereka dalam kompetisi tersebut. Terakhir kali AS Roma menjadi juara Piala Italia adalah pada musim 2007/2008 setelah mengalahkan Inter Milan di final.
Analisis Pelatih Roma tentang Kebobolan dari Sepak Pojok
Read Also
Recommendation for You

Pelatih Arsenal, Mikel Arteta, memberikan pujian kepada tiga pemainnya yang baru pulih dari cedera setelah…

Asisten pelatih Chelsea, Willy Caballero, membeberkan alasan di balik keputusannya untuk menarik keluar Cole Palmer…

Pelatih Aston Villa, Unai Emery, memberikan pujian untuk penampilan gemilang pemain penyerang Morgan Rogers setelah…

Diogo Dalot, bek sayap Manchester United, memberikan komentarnya terkait penarikan sang kapten, Bruno Fernandes, karena…








