Tanggul Jebol: Banjir Kembali Terjadi di Aceh Tamiang

Banjir kembali melanda Kampung Raja, Kecamatan Bendahara, Aceh Tamiang setelah tanggul sungai mengalami kebocoran. Hal ini mengakibatkan pemukiman warga sekitar terendam oleh banjir. M Daud, tokoh pemuda wilayah Bendahara Hilir, menjelaskan bahwa tanggul di Kampung Raja jebol pada Kamis sekitar pukul 18.00 WIB, dan banjir semakin meluas pada pukul 21.00 WIB. Air sungai meluap ke jalan dan kawasan permukiman yang sebelumnya telah terkena banjir bandang. Dampak dari bencana ini membuat sejumlah warga yang masih mengungsi di tenda kembali terdampak banjir. Banjir kali ini diperkirakan disebabkan oleh curah hujan deras di wilayah pegunungan hulu sungai.

M Daud juga mengungkapkan bahwa sebelumnya, pada November 2025, banjir bandang juga merusak sejumlah titik tanggul sungai di pesisir Kecamatan Bendahara yang belum sempat diperbaiki. Hal ini menyebabkan beberapa titik, termasuk Kampung Raja, Lubuk Batil, dan Marlempang terendam banjir. Kondisi ini membuat keprihatinan, terutama jika hujan deras kembali terjadi di wilayah hulu, karena tanggul penahan sungai sudah rusak. Di tempat lain, Desa Selamat, Kecamatan Tenggulun, juga mengalami banjir karena sungai Gunung Pandan meluap setelah hujan deras.

Datok Penghulu Kampung Selamat, Suherman, menyatakan bahwa banjir tidak berlangsung lama dan air cepat surut. Meskipun air masuk ke kampung sampai ke kawasan tower, tidak ada korban jiwa atau pengungsi akibat banjir tersebut. Selain itu, banjir di Kampung Selamat disebabkan oleh hujan deras di wilayah atas sungai. Situasi ini menegaskan pentingnya perbaikan tanggul sungai untuk mencegah dampak banjir yang lebih besar di masa depan.

Source link