Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti memastikan sekolah-sekolah yang rusak akibat bencana banjir dan longsor di Sumatra akan menjadi prioritas penerima dana revitalisasi pada 2026. Menurut Mu’ti, untuk proses pembangunan kembali, sekolah-sekolah yang rusak akan diprioritaskan untuk mendapatkan dana revitalisasi tahun depan. Proses revitalisasi sekolah terdampak akan disesuaikan dengan tingkat kerusakan yang terjadi di masing-masing sekolah. Pembangunan bisa berupa pendirian unit sekolah baru, penambahan ruang kelas baru, atau rehabilitasi bangunan sekolah. Selain daerah-daerah terdampak bencana di Sumatra, anggaran prioritas juga akan mencakup daerah dampak banjir lahar Semeru di Lumajang, Jawa Timur, menurut Mu’ti. Dengan demikian, anggaran tahun 2026 akan difokuskan untuk mendukung pemulihan sekolah-sekolah terdampak bencana di berbagai wilayah yang membutuhkan bantuan revitalisasi.
Dana Revitalisasi 2026 untuk Sekolah Terdampak Bencana
Read Also
Recommendation for You

Panitia kerja (Panja) penyusunan Rancangan Undang-Undang Pemilihan Umum (RUU Pemilu) DPR menetapkan Wakil Ketua Komisi…

Terdakwa kasus dugaan penipuan investasi PT Dana Syariah Indonesia (DSI), Mery Yuniarni, menyatakan menyesal telah…
Sidang pembacaan surat dakwaan terhadap mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah…

Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI) melaporkan dugaan pengeroyokan terhadap Koordinator Sosial dan Politik…

Pemilik agen perjalanan haji dan umrah PT Maslahatul Ummah Internasional, Syihabul Mutaqin, mengaku menjual mobil…






