Abelle Pictures baru saja merilis cuplikan pertama dari film horor terbarunya, Lastri: Arwah Kembang Desa, yang diadaptasi dari legenda urban masyarakat Pati, Jawa Tengah. Dibintangi oleh Hana Saraswati, Gary Iskak, dan Yama Carlos, film ini menghadirkan momen yang langka dan mengharukan dengan mempertemukan Gary Iskak dengan putranya, Nando Hilmy, di layar. Ini merupakan kali pertama bagi Gary Iskak dan Nando Hilmy bekerja bersama dalam satu proyek, menciptakan pengalaman tak terlupakan bagi Nando Hilmy. Nando Hilmy mengungkapkan kesyukurannya dapat berbagi layar dengan ayahnya sebelum ayahnya meninggal, menggambarkan pengalamannya sebagai kenangan yang akan diingat sepanjang hidup.
Di bawah arahan sutradara Hendri Tivo, Gary Iskak memerankan karakter Turenggo, yang merupakan figur sentral dalam cerita film Lastri: Arwah Kembang Desa. Meskipun Gary Iskak meninggal dunia pada November 2025, warisan film yang ia tinggalkan, termasuk film ini, terus menginspirasi. Hendri Tivo memuji dedikasi luar biasa dari Gary Iskak dalam proyek ini, menyebutkan bahwa Gary Iskak memberikan totalitas dan fokus tinggi pada peran meskipun kondisinya kurang prima.
Dengan emosi yang kuat, film Lastri: Arwah Kembang Desa dijadwalkan untuk tayang di bioskop Indonesia pada kuartal kedua 2026. Di lokasi syuting, Hana Saraswati juga membagikan pengalaman positifnya bekerja dengan Gary Iskak, yang selalu menciptakan suasana set yang hidup dan nyaman. Keberadaan Gary Iskak tidak hanya memberikan energi positif, tetapi juga memperkuat seluruh tim produksi. Semangat dan keprofesionalisme Gary Iskak selama pembuatan film ini diyakini akan menjadi penghormatan terakhir bagi beliau, sekaligus memberikan pengalaman sinematik yang berkesan bagi penonton.












