Komite Otsus dan Gubernur Papua Bahas Divestasi Freeport

Ketua Komite Eksekutif Percepatan Otonomi Khusus Papua, Velix Wanggai, mengungkapkan bahwa mereka akan membahas kembali skema divestasi saham Freeport. Hal ini disampaikan setelah pertemuan dengan Presiden RI Prabowo Subianto dan kepala daerah se-Papua di Istana Negara, Jakarta. Velix mengatakan bahwa Presiden memberikan arahan untuk membahas skema divestasi Freeport, terutama terkait hak 10 persen yang dimiliki oleh orang asli Papua. Pembahasan ini akan melibatkan gubernur-gubernur di Tanah Papua dan masuk dalam kerangka anggaran. Selain itu, akan ada pembahasan lebih lanjut bersama Mendagri Tito Karnavian dan Menteri ESDM Bahlil Lahadalia.

Gubernur Papua Mathius Fakhiri menyatakan bahwa masalah divestasi Freeport akan dibahas secara internal terlebih dahulu. Fakhiri juga berencana untuk membicarakannya dengan gubernur lain di Papua. Sebelumnya, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia telah memastikan bahwa Indonesia akan mendapatkan tambahan saham sebesar 12 persen dari Freeport setelah proses negosiasi divestasi selesai. Negosiasi tersebut telah final dan Indonesia akan mendapatkan penambahan saham tersebut secara gratis. Minister Investasi dan Hilirisasi/BKPM, Rosan Roeslani, juga mengonfirmasi bahwa tambahan saham sebesar 12 persen dari PT Freeport-McMoRan akan diberikan secara gratis dan implementasinya akan terus difinalisasi.

Source link