Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops PB) Sumatra Utara (Sumut) mencatat 704 orang luka-luka dan 91 orang masih hilang akibat bencana alam yang melanda wilayah tersebut per Jumat (12/12). Kepala Bidang Penanganan Darurat, Peralatan, dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumut Sri Wahyuni Pancasilawati mengatakan bahwa data tersebut merupakan data sementara yang diterima Pusdalops PB Sumut dan diupdate hingga tanggal 12 Desember 2025 pukul 17.00 WIB.
Ratusan korban luka dan belasan warga yang hilang berasal dari lima kabupaten di Sumut yang terdampak bencana. Dari kabupaten-kabupaten tersebut, terbanyak korban luka-luka terdapat di Kabupaten Tapanuli Tengah, sedangkan korban hilang mayoritas berasal dari Kabupaten Tapanuli Utara. Upaya penanganan terus dilakukan oleh pemangku kebijakan terkait di masing-masing wilayah yang terdampak.
Daftar kabupaten/kota yang terdampak oleh bencana alam di Sumut antara lain Kota Medan, Kota Tebingtinggi, Kota Binjai, Kota Padangsidimpuan, Kota Sibolga, Kabupaten Deliserdang, Kabupaten Serdangberdagai, Kabupaten Langkat, Kabupaten Humbang Hasundutan, Kabupaten Pakpak Bharat, Kabupaten Nias, Kabupaten Nias Selatan, Kabupaten Nias Utara, Kabupaten Tapanuli Utara, Kabupaten Asahan, Kabupaten Tapanuli Selatan, Kabupaten Tapanuli Tengah, Kabupaten Mandailing Natal, dan Kabupaten Batubara. Perkembangan terkait bencana ini akan terus diinformasikan termasuk data-data terkait.












