Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sedang berada di Arab Saudi untuk mengusut kasus dugaan korupsi kuota haji tambahan untuk penyelenggaraan ibadah haji Indonesia tahun 2023-2024. Pelaksana Tugas Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK, Asep Guntur Rahayu, mengonfirmasi bahwa penyidik akan memanfaatkan waktu mereka sebaik mungkin untuk mencari bukti-bukti yang mendukung kasus ini. Mereka telah mengunjungi KBRI dan Kementerian Haji Arab Saudi untuk mendapatkan informasi terkait pemberian kuota haji dan aspek lainnya yang berkaitan. Jenderal polisi tersebut memperkirakan bahwa penyidik akan berada di Arab Saudi selama lebih dari satu minggu. Perolehan tambahan kuota haji ini berawal dari pertemuan antara Presiden Joko Widodo dengan Putra Mahkota Arab Saudi pada Oktober 2023. Namun, pembagian kuota yang seharusnya sesuai dengan ketentuan undang-undang ternyata tidak telah dipenuhi, dan dugaan korupsi dalam hal ini telah diketahui oleh KPK. Mereka memperkirakan bahwa kerugian negara akibat kasus ini mencapai Rp1 triliun. Tindak lanjut dari KPK antara lain dengan kerja sama dengan PPATK dan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi terkait kasus ini. Pada 11 Agustus 2025, KPK mengeluarkan larangan bepergian ke luar negeri untuk beberapa pihak terkait kasus ini, dan telah melakukan penggeledahan di sejumlah tempat terkait kasus ini.
Penyidik KPK Sorot Dugaan Korupsi Kuota Haji di Arab Saudi
Read Also
Recommendation for You

Polisi Amankan Pria Bercelurit di Sudirman, Jakarta Seorang pria berinisial SP diamankan setelah diduga mencoba…

Suara Misterius Dentuman di Bandung Bikin Warga Kaget Sebuah fenomena tak terduga mengguncang warga di…

Truk Mogok di Jakarta Selatan, Koridor 13 Transjakarta Alami Gangguan Jakarta, CNN Indonesia — Koridor…
Seekor induk orangutan beserta anaknya berhasil diselamatkan di Sampit, Kalimantan Tengah. Mereka terjebak di atas…

Pemerintah Daerah Kalimantan Timur Diapresiasi karena Keberhasilan Membangun Kalimantan Gubernur Kalimantan Timur, Rudi Masaud, menyatakan…






