Seekor satwa yang diduga sebagai harimau atau macan ditemukan tewas di kawasan terdampak erupsi Gunung Semeru, Lumajang, Jawa Timur, dan video penemuan tersebut menjadi viral di media sosial. Dalam tayangan video amatir yang beredar, satwa tersebut terlihat tertimbun material vulkanik erupsi Semeru. Walau seorang warga meyakini hewan tersebut adalah macan, Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Jawa Timur, Satriyo Nurseno, mengonfirmasi bahwa satwa tersebut sebenarnya adalah kucing hutan. Namun, berdasarkan laporan petugas di lapangan, satwa tersebut ditemukan tewas di area pertambangan pasir di Curah Kobokan, yang merupakan salah satu lokasi terdampak erupsi Semeru. Situasi ini terjadi ketika Gunung Semeru meletus pada Rabu (19/11), dengan tinggi kolom letusan mencapai sekitar 2.000 meter di atas puncak. Dalam letusan tersebut Gunung Semeru menghembuskan awan panas dengan jarak luncur tujuh kilometer dari arah puncak. Meski aktivitas erupsi berakhir pada pukul 18:11 WIB, pemerintah daerah dan Badan Geologi tetap menetapkan status Level IV atau Awas untuk mengantisipasi potensi aktivitas lanjutan. Pemerintah Kabupaten Lumajang juga menetapkan Status Tanggap Darurat Bencana Alam yang berlaku aktif hingga 26 November.
Temuan Viral: Macan Korban Erupsi Semeru, BPBD Sebut Kucing Hutan
Read Also
Recommendation for You

Pusat Pengelolaan Komplek Gelora Bung Karno (PPKGBK) telah memenangkan gugatan di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat…

Ketua DPW Partai NasDem Sumatera Utara, Iskandar ST, mendesak Gubernur Sumatera Utara, Bobby Afif Nasution,…

Gerakan Pemuda Ansor (GP Ansor) telah menyalurkan bantuan sebesar Rp3,5 miliar untuk korban banjir dan…

Badan Gizi Nasional (BGN) melihat Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Sleman Tridadi 3 sebagai contoh…

Rapat Paripurna DPR ke-10 masa sidang II 2025-2026 menetapkan perubahan Program Legislasi Nasional (Prolegnas) Prioritas…







