Di ruang kerjanya, Radit duduk dengan penuh perhatian memeriksa berkas di meja, walaupun pikirannya dipenuhi dengan masalah keluarga. Mendadak, pintu terbuka dan dua staf dari Pramana memasuki ruangan, memberitahu Radit bahwa hari itu adalah hari terakhirnya bekerja di sana. Radit terkejut mendengar kabar tersebut.
Sementara itu, Reza dan Mirsa mengunjungi rumah Pramana untuk meminta restu dan meminta Pramana menjadi wali bagi Mirsa. Pramana merasa sangat senang dan bersyukur atas kepercayaan tersebut.
Mirsa juga mengundang Karina untuk datang, namun Karina justru memberikan komentar yang kurang menyenangkan mengenai pernikahan Mirsa. Pramana menegur Karina atas perilakunya tersebut.
Setelah pertemuan itu, Mirsa pulang dan menceritakan kepada Siti dan Desi bahwa Pramana akan menjadi walinya. Siti dan Desi merasa bahagia dan tersentuh.
Desi meminta maaf atas kebohongannya di masa lalu, namun Mirsa memilih untuk tidak membahasnya lagi. Semuanya sudah berlalu dan pernikahan akan segera dilaksanakan. Mirsa mengungkapkan keinginannya agar semua orang bisa merasakan kebahagiaan.












