Snapdragon 8s Gen 4 dan Snapdragon 8 Elite: Perbandingan Terbaik

Snapdragon 8s Gen 4 dan Snapdragon 8 Elite: Dua Arah Berbeda di Xiaomi Pad 8 Series

Xiaomi kembali memperkuat lini tabletnya lewat kehadiran Xiaomi Pad 8 dan Pad 8 Pro. Sekilas, keduanya tampak serupa karena sama-sama membawa layar besar, desain tipis, dan fitur premium. Namun, jika dilihat lebih dekat, Xiaomi sengaja memberi jarak yang jelas antara model reguler dan versi Pro, terutama pada performa, kamera, dan kecepatan pengisian daya.

Layar dan desain dibuat nyaris identik

Baik Xiaomi Pad 8 maupun Pad 8 Pro sama-sama mengusung layar LCD 11,2 inci dengan resolusi 3,2K dan refresh rate 144Hz. Panel ini juga mendukung HDR10, HDR Vivid, hingga Dolby Vision, sehingga pengalaman visualnya terasa serius untuk ukuran tablet. Xiaomi turut menawarkan varian Matte Edition dengan lapisan AG texture yang diklaim mampu mengurangi pantulan layar hingga 70 persen, fitur yang jelas menyasar pengguna yang lebih sering membaca atau bekerja di berbagai kondisi cahaya.

Dari sisi fisik, keduanya tampil ramping dengan ketebalan 5,75 mm dan bobot 485 gram. Pilihan warnanya pun sama, yaitu Black, Turquoise Green, dan Ice Crystal Blue. Xiaomi juga menyematkan empat speaker dengan dukungan Dolby Atmos, sensor sidik jari di bagian samping, serta baterai besar 9.200mAh pada kedua model.

Perbedaan utama ada pada tenaga dan kamera

Di balik kemiripan desain, mesin yang dipakai justru menjadi pembeda paling penting. Xiaomi Pad 8 dibekali Snapdragon 8s Gen 4, dipadukan dengan RAM hingga 12GB dan penyimpanan 256GB. Sementara itu, Pad 8 Pro melangkah lebih jauh dengan Snapdragon 8 Elite, RAM hingga 16GB, dan penyimpanan sampai 512GB. Artinya, varian Pro memang disiapkan untuk pengguna yang menginginkan performa lebih tinggi dan ruang simpan lebih lega.

Perbedaan lain terlihat pada sektor kamera. Pad 8 hadir dengan kamera belakang 13MP dan kamera depan 8MP. Pad 8 Pro menawarkan peningkatan yang cukup jauh, yakni kamera utama 50MP dan kamera selfie 32MP. Untuk tablet, angka ini cukup menegaskan bahwa Xiaomi tidak hanya mengejar konsumsi media, tetapi juga penggunaan yang lebih fleksibel untuk foto, video call, dan kebutuhan kerja.

Pengisian daya dan harga ikut membedakan kelasnya

Kapasitas baterai keduanya memang sama, tetapi kecepatan pengisian daya tidak dibuat setara. Xiaomi Pad 8 mendukung fast charging 45W, sedangkan Pad 8 Pro lebih ngebut dengan 67W. Di sisi software, keduanya menjalankan HyperOS 3 berbasis Android 16 serta membawa konektivitas modern seperti Wi-Fi 7, USB-C, dan Bluetooth 5.4.

Untuk pasar China, Xiaomi Pad 8 dijual mulai CNY 2.199 atau sekitar Rp5,1 juta untuk varian 8/128GB. Adapun Pad 8 Pro dibanderol mulai CNY 2.799 atau sekitar Rp6,5 juta untuk varian 8/128GB. Sampai saat ini, belum ada kepastian apakah tablet tersebut akan masuk ke Indonesia, sehingga pasar Tanah Air masih harus menunggu langkah lanjutan dari Xiaomi.

Artikel ini disusun ulang berdasarkan informasi dari sumber yang telah dipublikasikan sebelumnya.