Industri rumah sakit di Indonesia kembali mendapat panggung penting lewat Seminar Nasional PERSI XXI, yang diposisikan bukan sekadar forum diskusi, tetapi juga ajang memperkuat kesiapan rumah sakit menghadapi perubahan kebijakan kesehatan yang terus bergerak. Bagi penyelenggara, keikutsertaan rumah sakit dalam agenda ini dipandang sebagai investasi strategis untuk memperbaiki kualitas sumber daya manusia sekaligus layanan kepada pasien.
Ajang Konsolidasi Rumah Sakit di Tengah Perubahan Kebijakan
Ketua Panitia Seminar Nasional PERSI, Rachmat Mulyana Memet, menekankan bahwa semakin banyak rumah sakit yang terlibat akan semakin besar pula manfaat yang bisa dirasakan. Dalam konferensi pers, ia menyebut partisipasi dalam Seminar Nasional PERSI sebagai langkah penting agar rumah sakit lebih siap menyikapi dinamika sektor kesehatan, baik dari sisi aturan maupun kebutuhan layanan yang terus berubah.
Seminar Nasional PERSI XXI akan digelar di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD City, Tangerang, Banten, pada 25-28 September 2025. Tahun ini, acara tersebut mengusung tema “Improving Access, Quality, and Safety through Financial Sustainability”, yang menyoroti hubungan antara akses layanan, mutu, keselamatan pasien, dan keberlanjutan pembiayaan.
Fokus pada Daya Saing dan Keberlanjutan
Ketua Umum PERSI, Bambang Wibowo, turut mengajak perwakilan rumah sakit dan para pemangku kepentingan di bidang perumahsakitan untuk hadir dan berpartisipasi aktif. Menurutnya, forum seperti ini penting untuk memperkuat posisi rumah sakit di Indonesia agar tidak hanya bertahan, tetapi juga mampu bersaing melalui peningkatan wawasan, pengetahuan, dan kesiapan menghadapi tantangan baru.
PERSI sendiri menaungi 2.878 rumah sakit dan telah menyelenggarakan Seminar Nasional selama 21 tahun. Konsistensi itu menunjukkan komitmen organisasi dalam mendorong pelayanan rumah sakit yang profesional, berorientasi pada mutu, kebutuhan medis, serta keselamatan pasien.
Diskusi Strategis, Penghargaan, dan Pemeringkatan Rumah Sakit
Rangkaian seminar akan diisi berbagai format kegiatan, mulai dari simposium, diskusi panel, talkshow, side event, hingga workshop. Sejumlah pembicara dijadwalkan hadir dari Kementerian Kesehatan, Dewan Jaminan Sosial Nasional (DJSN), dan BPJS Kesehatan, yang akan membahas isu-isu strategis dalam layanan kesehatan.
Topik yang diangkat juga cukup luas, termasuk tantangan bisnis rumah sakit, strategi keuangan berkelanjutan, hingga pemberdayaan asuransi swasta. Dalam sesi talkshow, peserta akan diajak membahas respons terhadap kebijakan terbaru dalam pelayanan Jaminan Kesehatan Nasional, sekaligus merumuskan langkah agar rumah sakit tetap aman, adaptif, dan berkelanjutan.
Selain forum diskusi, Seminar Nasional PERSI XXI juga menghadirkan PERSI Award untuk rumah sakit yang dinilai berprestasi dalam peningkatan mutu layanan. Ada pula kompetisi poster yang mengacu pada tema Global Patient Safety Action Plan WHO 2021-2030. Salah satu agenda yang paling dinantikan adalah pengumuman Daftar RS Terbaik versi PERSI 2025, yang memuat rumah sakit unggulan dalam penanganan kanker, jantung, dan neurologi berdasarkan sistem pemeringkatan PERSI.
Artikel ini disusun ulang berdasarkan informasi dari sumber yang telah dipublikasikan sebelumnya.












