Pemerintah Provinsi Jawa Timur, dalam menyikapi potensi cuaca ekstrem di wilayahnya, telah melakukan operasi modifikasi cuaca (OMC). Koordinasi antara Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa dengan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menjadi dasar pelaksanaan operasi ini. Menurut Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jatim, Gatot Soebroto, tindakan ini penting untuk menghadapi kemungkinan bencana hidrometeorologi seperti banjir bandang, tanah longsor, dan angin puting beliung yang dapat dipicu oleh cuaca ekstrem. Masyarakat diimbau untuk terus memantau perkiraan cuaca, terutama dengan adanya potensi hujan intensitas sedang hingga lebat. Langkah siaga pun telah diambil dengan menetapkan status siaga di 38 kabupaten/kota di Jawa Timur. Menindaklanjuti ramalan cuaca ekstrem yang bisa berubah sewaktu-waktu, BPBD Jatim telah menyiapkan perlengkapan dan logistik di seluruh daerah, termasuk peralatan penting dan persiapan makanan. Prediksi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Juanda menunjukkan bahwa cuaca ekstrem bisa berlangsung hingga 17 September 2025, dengan daerah di Jawa Timur seperti Bondowoso, Jember, Malang, Madiun, Mojokerto, Pasuruan, Probolinggo, dan lainnya berpotensi terdampak. Masyarakat di daerah topografi curam diminta untuk lebih waspada terhadap potensi bencana yang mungkin terjadi. Gangguan gelombang atmosfer seperti Madden-Julian Oscillation (MJO) dan gelombang Rossby menjadi faktor penyebab peningkatan cuaca ekstrem. Seluruh upaya telah dilakukan untuk melindungi dan menjaga masyarakat Jawa Timur dari ancaman cuaca ekstrem yang diprediksi berdampak signifikan dalam beberapa hari ke depan.
Pemprov Jatim Modifikasi Cuaca: Upaya Cegah Dampak Ekstrem
Read Also
Recommendation for You

Panitia kerja (Panja) penyusunan Rancangan Undang-Undang Pemilihan Umum (RUU Pemilu) DPR menetapkan Wakil Ketua Komisi…

Terdakwa kasus dugaan penipuan investasi PT Dana Syariah Indonesia (DSI), Mery Yuniarni, menyatakan menyesal telah…
Sidang pembacaan surat dakwaan terhadap mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah…

Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI) melaporkan dugaan pengeroyokan terhadap Koordinator Sosial dan Politik…

Pemilik agen perjalanan haji dan umrah PT Maslahatul Ummah Internasional, Syihabul Mutaqin, mengaku menjual mobil…






