Gempa Bekasi Dikoreksi BMKG Jadi M4,7, Getaran Terasa hingga Jakarta dan Bandung
BMKG memperbarui data gempa bumi yang mengguncang Bekasi pada Rabu malam. Jika sebelumnya kekuatan gempa sempat diumumkan magnitudo 4,9, hasil analisis terbaru menyebutkan angka yang lebih kecil, yakni magnitudo 4,7. Koreksi ini menegaskan bahwa pembacaan awal masih bisa berubah setelah proses pengolahan data seismik selesai dilakukan.
Pusat Gempa Berada di Darat, Dekat Bekasi
Berdasarkan pembaruan BMKG, pusat gempa berada di darat sekitar 19 kilometer tenggara Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. Titik koordinatnya tercatat pada 6,52 LS dan 107,25 BT, dengan kedalaman 10 kilometer di bawah permukaan bumi. Meski tergolong gempa dangkal, guncangannya cukup jelas dirasakan warga di sejumlah wilayah sekitar Jabodetabek dan Jawa Barat.
Getaran dilaporkan terasa di Bekasi, Purwakarta, Cikarang, Depok, Bandung, Jakarta, Tangerang Selatan, Tangerang, Pandeglang, Cianjur, hingga Pelabuhanratu. Intensitas yang dirasakan masyarakat berbeda-beda, namun cukup untuk membuat banyak warga menyadari adanya aktivitas seismik yang terjadi pada malam itu.
Ada Gempa Susulan, Belum Ada Laporan Kerusakan
BMKG juga mencatat adanya gempa susulan dengan magnitudo 2,1. Hingga saat ini, belum ada laporan mengenai kerusakan bangunan akibat rangkaian gempa tersebut. Kondisi ini menjadi perhatian karena gempa dangkal kerap memicu getaran yang terasa lebih kuat di permukaan, meski magnitudonya tidak besar.
BMKG Minta Warga Tetap Tenang
Di tengah situasi ini, BMKG mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum jelas sumbernya. Dalam kondisi seperti ini, kepastian data menjadi penting agar warga tidak panik berlebihan dan hanya mengandalkan informasi resmi yang sudah diverifikasi.
Artikel ini disusun ulang berdasarkan informasi dari sumber yang telah dipublikasikan sebelumnya.










