Pendaki HUT RI di Gunung Bawakaraeng: 25 Alami Hipotermia

Perayaan HUT Proklamasi ke-80 di Gunung Bawakaraeng, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, diwarnai insiden yang tidak ringan. Sebanyak 25 pendaki harus dievakuasi oleh tim gabungan SAR setelah mengalami gangguan kesehatan dan kesulitan di jalur pendakian. Kondisi yang paling banyak ditemukan adalah hipotermia, sementara sebagian lainnya dilaporkan tersesat saat berada di kawasan gunung.

Tim SAR Bergerak Sejak Tiga Hari Siaga

Kepala Seksi Operasi Basarnas Makassar, Andi Sultan, membenarkan proses evakuasi tersebut. Ia menyebut tim SAR sudah bersiaga selama tiga hari untuk mengantisipasi lonjakan pendaki yang datang merayakan momen HUT RI di puncak Gunung Bawakaraeng. Saat situasi darurat muncul, tim langsung memberikan pertolongan kepada para pendaki yang membutuhkan bantuan medis maupun penanganan di lapangan.

Menurut catatan Basarnas Makassar, sekitar 4.068 pendaki telah terdaftar untuk merayakan HUT RI di kawasan Gunung Bawakaraeng. Jumlah itu menunjukkan tingginya antusiasme masyarakat, namun sekaligus memperlihatkan besarnya risiko yang harus dihadapi di jalur pendakian, terutama ketika kondisi fisik tidak siap atau cuaca berubah.

Hipotermia Jadi Ancaman Utama di Jalur Pendakian

Dari 25 pendaki yang dievakuasi, sebagian besar mengalami hipotermia akibat suhu dingin di ketinggian. Beberapa pendaki juga dilaporkan tersesat, sehingga membuat proses penyelamatan harus dilakukan dengan cepat dan terkoordinasi. Tim siaga medis terus memberikan bantuan kepada korban yang membutuhkan, sementara personel SAR tetap bertahan di posko untuk mengantisipasi kemungkinan adanya pendaki lain yang mengalami nasib serupa.

Imbauan untuk Pendaki

Basarnas Makassar mengingatkan para pendaki agar tidak mengabaikan keselamatan selama berada di gunung. Kewaspadaan, kesiapan fisik, dan kepatuhan terhadap arahan tim penyelamat menjadi hal penting agar perayaan di alam terbuka tidak berubah menjadi situasi darurat. Dalam kondisi seperti ini, satu kelalaian saja bisa berujung pada risiko yang jauh lebih besar.

Artikel ini disusun ulang berdasarkan informasi dari sumber yang telah dipublikasikan sebelumnya.