Samsung kembali mendorong batas pasar televisi premium dengan meluncurkan Micro RGB TV pertama di dunia berukuran 115 inci. Kehadiran layar jumbo ini bukan sekadar soal ukuran, melainkan juga soal pendekatan baru pada teknologi pencahayaan yang membuat kualitas gambar tampil lebih presisi, lebih kaya warna, dan tetap lebih realistis untuk kebutuhan layar kelas atas.
Teknologi baru di balik layar 115 inci
Berbeda dari MicroLED, Micro RGB TV mengandalkan lampu latar LED merah, hijau, dan biru berukuran mikro yang ditempatkan di belakang panel. Samsung menyebut pendekatan ini mampu menghadirkan warna yang lebih akurat dan kontras yang tinggi dibanding televisi konvensional. Meski tingkat hitamnya belum menyamai MicroLED, teknologi ini dinilai memberi kompromi yang menarik antara performa visual dan biaya produksi, terutama untuk ukuran layar yang sangat besar.
Dengan kata lain, Samsung mencoba menjawab kebutuhan pengguna yang menginginkan pengalaman sinematik di rumah tanpa harus masuk ke kategori produk yang terlalu ekstrem dari sisi harga maupun kompleksitas produksi.
Fitur pintar dan performa kelas atas
Micro RGB TV juga dipersenjatai sederet fitur berbasis AI, mulai dari Micro RGB AI Engine, AI Upscaling Pro, AI Motion Enhancer Pro, Micro RGB Color Booster Pro, hingga Micro RGB HDR+. Seluruh fitur itu dirancang untuk menjaga detail gambar, meningkatkan kualitas konten beresolusi lebih rendah, serta memperkuat tampilan warna dan gerakan agar terlihat lebih halus.
Dari sisi desain, Samsung memilih unibody metal frame yang menyatukan layar dan bodi, memberi kesan premium dan solid. Untuk urusan performa, TV ini mendukung refresh rate hingga 144Hz, VRR, ALLM, dan FreeSync Premium Pro. Sistem audionya pun dibuat tidak tanggung-tanggung, dengan Dolby Atmos 70W 4.2.2-channel dan dukungan Q-Symphony untuk sinkronisasi suara dengan perangkat audio Samsung lainnya.
Tizen OS, Bixby AI, dan dukungan jangka panjang
Di bagian perangkat lunak, Samsung membekali Micro RGB TV dengan Tizen OS dan asisten suara Bixby berbasis AI generatif. Kombinasi ini ditujukan agar pengalaman penggunaan terasa lebih responsif dan mudah dikendalikan, baik untuk navigasi konten maupun pengaturan perangkat. Samsung Knox juga disertakan sebagai lapisan keamanan data pengguna.
Untuk konektivitas, televisi ini mendukung Wi-Fi 5, Bluetooth 5.3, Apple AirPlay 2, serta sejumlah port fisik seperti HDMI 2.0, USB Type-A, Ethernet, dan optical audio out. Samsung juga menjanjikan pembaruan OS gratis hingga tujuh tahun, sebuah nilai tambah yang jarang ditemui pada produk televisi kelas premium.
Di Korea Selatan, Micro RGB TV dijual dengan harga sekitar Rp 500 jutaan. Setelah itu, perangkat ini disiapkan untuk masuk ke pasar Amerika Serikat dan negara lain, dengan rencana menghadirkan pilihan ukuran tambahan di masa mendatang.
Artikel ini disusun ulang berdasarkan informasi dari sumber yang telah dipublikasikan sebelumnya.












