Perkembangan ukuran smartphone saat ini cenderung menuju layar yang lebih besar dari 6 inci dengan rasio panjang. Namun, iKOO memperkenalkan smartphone bernama MindOne Pro yang tampaknya ingin melawan tren tersebut. Dengan ukuran hanya 86×72 mm dan ketebalan 8,9 mm, serta layar AMOLED 4,02 inci yang dilapisi kaca safir, perangkat ini hadir tanpa screen protector karena layarnya dirancang tahan lama untuk penggunaan sehari-hari.
Ditenagai oleh interface Ikko AI OS berbasis Android 15, MindOne Pro membawa fitur-fitur seperti penerjemah, ringkasan, voice note, podcast, dan asisten AI tanpa perlu login atau langganan tambahan. Di bagian kamera, smartphone ini menggunakan sensor Sony 50MP dengan OIS dan bukaan f/1.88 yang dapat diputar 180 derajat, memungkinkan satu kamera untuk selfie dan foto utama.
SoC MediaTek MT8781 yang digunakan menghasilkan perangkat yang hemat daya namun selalu terhubung. Dengan baterai 2200mAh, MindOne Pro mampu aktif sepanjang hari. Meskipun tanpa konektivitas 5G, iKOO mengklaim bahwa 4G+ lebih stabil, hemat daya, dan cocok untuk roaming global. Perangkat ini juga memiliki dua sistem koneksi internet bawaan, yaitu vSIM dan NovaLink, untuk mengakses internet di berbagai negara tanpa perlu kartu SIM.
Dilengkapi dengan expansion case tambahan yang menyediakan keyboard QWERTY fisik, DAC Cirrus Logic untuk audio lossless, jack 3.5mm, dan baterai 500mAh, MindOne Pro menawarkan pengalaman pengguna yang unik dengan upgrade yang nyata. Untuk para pengembang, smartphone ini juga akan dibuka untuk pengembangan custom ROM dengan penyesuaian source code, meskipun dengan konsekuensi kehilangan garansi. Dengan harga USD 469 di Kickstarter atau USD 369 untuk early bid, smartphone ini menarik untuk dipertimbangkan.












