Microgreen atau sayuran hijau kecil sudah lama digunakan sebagai bahan makanan sejak tahun 1980-an. Sayuran ini memiliki ukuran 2,5—7,5 sentimeter dan memiliki siklus pertumbuhan 7 hingga 21 hari, berbeda dengan kecambah yang hanya membutuhkan 2-7 hari. Microgreen memiliki tekstur yang beragam saat dikonsumsi, dan secara nutrisi kaya akan kandungan beragam seperti kalium, zat besi, seng, magnesium, tembaga, dan zat antioksidan. Menurut Healthline, manfaat mengonsumsi Microgreen sangatlah beragam, salah satunya adalah kemampuannya dalam mengurangi risiko penyakit jantung berkat kandungan polifenolnya yang dapat menurunkan kadar trigliserida dan kolesterol LDL jahat.
Selain itu, Microgreen juga membantu dalam pengelolaan gula darah dengan kemampuannya menyerap gula secara efektif. Kekayaan antioksidan dalam Microgreen juga membantu dalam mencegah penyakit kanker tertentu dan mengurangi risiko penyakit ginjal kronis. Menurut Microgreen World, sayuran ini juga dapat menjadi solusi untuk malnutrisi mineral, karena memiliki kandungan mineral yang dua kali lipat lebih banyak daripada sayuran biasa. Dengan demikian, Microgreen menjadi alternatif yang baik untuk dikonsumsi dan memberikan berbagai manfaat kesehatan yang beragam bagi tubuh.












