Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung Wibowo, menegaskan bahwa Aparatur Sipil Negara (ASN) yang masih terlibat dalam judi online (judol) tidak akan mendapatkan promosi jabatan setelah menjalani pembinaan. Pramono menyampaikan sanksi tersebut di Balai Kota Jakarta dan telah meminta jajaran untuk memberikan tindakan tegas kepada pelaku judi online. Dia juga meminta Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) serta Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) untuk melakukan pembinaan kepada pelaku judol, terutama jika mereka adalah ASN di lingkup Pemprov DKI Jakarta. Sebelumnya, Kepala PPATK Ivan Yustiavandana melaporkan bahwa 600 ribu warga Jakarta terlibat dalam judol dengan transaksi mencapai Rp3 triliun pada tahun 2024. Ivan menyatakan bahwa perhatian dan sumber daya yang besar diperlukan untuk memberantas praktik judi online tersebut.
Ancaman Pramono Ancam ASN Main Judi Online & Promosi Jabatan
Recommendation for You

Daftar Fakta Penggerebekan Kantor Judol di Jakarta Barat Penggerebekan Kantor Judol di Jakarta Barat Gedung…

Penyelundupan Satwa Langka dari Thailand Digagalkan di Bandara Soekarno-Hatta Barantin Gagalkan Penyelundupan Satwa Langka dari…

Jakarta, CNN Indonesia — Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo merombak sejumlah petinggi di Kepolisian RI,…

Polisi Bongkar Sindikat Scamming Internasional, 44 WNA Tersangka Jakarta, CNN Indonesia — Polrestabes Surabaya bersama…

Vandalisme Sinyal di Stasiun Daru Ganggu Perjalanan KRL Jakarta, CNN Indonesia — Perjalanan kereta rel…







