TNI Ikut Produksi Obat Murah Massal: Langkah Tepat untuk Kesehatan Masyarakat

Laboratorium farmasi yang berada di bawah tiga matra TNI akan disatukan menjadi satu entitas farmasi pertahanan negara untuk memproduksi obat. Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin menegaskan bahwa obat yang diproduksi akan didistribusikan ke Koperasi Merah Putih dan akan mematuhi regulasi yang dikeluarkan oleh BPOM.

Produksi obat di laboratorium TNI telah dimulai dan bahkan hasilnya sudah dihibahkan ke Koperasi Merah Putih. Rencananya, produksi obat secara massal akan dilakukan dalam waktu dekat dengan harga yang lebih terjangkau dibandingkan obat-obatan yang beredar di pasaran. Harga obat-obatan ini direncanakan akan 50 persen lebih murah dari harga pasaran saat dikirim ke desa-desa menjelang tanggal 5 Oktober.

Kepala BPOM Taruna Ikrar menyatakan bahwa pihaknya akan memberikan sertifikasi kepada laboratorium TNI yang memproduksi obat. Hal ini dilakukan untuk memastikan bahwa laboratorium TNI memiliki kompetensi dan kemampuan yang sesuai dengan standar dalam memproduksi obat. Dengan demikian, hasil produksinya dapat memenuhi kebutuhan masyarakat dengan harga yang terjangkau.

Source link