Prabowo Subianto Ingatkan Pejabat Pusat dan Daerah: Jaga Nama Baik, Harimau Mati Meninggalkan Belang

Bogor — Presiden RI Prabowo Subianto kembali menegaskan pesan moral kepada para pejabat pusat dan daerah agar bekerja dengan bersih, menjaga integritas, dan tidak menyalahgunakan amanah rakyat. Dalam forum besar yang mempertemukan pemerintah pusat dan daerah, ia menempatkan soal nama baik sebagai ukuran yang jauh lebih penting daripada sekadar jabatan atau harta.

Prabowo Tekankan Pentingnya Menjaga Nama Baik

Pesan itu disampaikan Prabowo saat Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pemerintah Pusat dan Daerah 2024 di Sentul International Convention Center (SICC), Jawa Barat, Kamis (6/11). Di hadapan para peserta, ia mengingatkan bahwa setiap pejabat akan dikenang bukan dari apa yang dikumpulkan, melainkan dari jejak moral yang ditinggalkan.

“Ajaran nenek moyang kita harimau meninggal meninggalkan belang. Kalau kita meninggal kita meninggalkan nama,” kata Prabowo. Ia lalu menambahkan bahwa setiap orang semestinya berupaya meninggalkan nama yang baik untuk keluarga, orang tua, anak, dan cucu-cucu mereka.

Rezeki Harus Dibagi untuk yang Membutuhkan

Selain soal nama baik, Prabowo juga menyinggung pentingnya berbagi dari rezeki yang diperoleh melalui kerja keras. Menurutnya, kekayaan tidak seharusnya berhenti pada kepentingan pribadi, melainkan perlu disisihkan untuk membantu mereka yang sedang kesulitan.

Ia mengingatkan para pejabat agar tidak lupa bahwa pada akhirnya manusia tidak membawa apa pun saat dipanggil Tuhan. “Jadi tolong saudara-saudara selalu ingat betapa penting nama kita. Dan betapapun harta yang kita miliki pada saat dipanggil Tuhan kita berangkat telanjang,” ujarnya.

Rakornas Bahas Arah Kebijakan Pemerintahan

Rakornas tersebut menjadi ruang untuk menyatukan pandangan pejabat pusat dan daerah dalam merumuskan arah kebijakan ke depan. Dalam kesempatan itu, Prabowo juga menekankan pentingnya penyelenggaraan pemerintahan yang efisien, sekaligus bebas dari praktik penyelewengan yang merugikan rakyat.

Artikel ini disusun ulang berdasarkan informasi dari sumber yang telah dipublikasikan sebelumnya.