Serang — Arus balik mudik lewat Pelabuhan Merak mulai disiapkan lebih ketat. Polda Banten menyiapkan pengawalan khusus bagi pemudik sepeda motor yang diperkirakan mulai bergerak pada Jumat (12/4), dengan tujuan utama mencegah kelelahan di jalan dan menjaga kelancaran perjalanan menuju wilayah Jabodetabek.
Pengawalan dari Pelabuhan hingga Titik Istirahat
Kapolda Banten Irjen Abdul Karim mengatakan, pemudik roda dua tidak akan dibiarkan langsung bergerak sendiri setelah turun dari kapal. Mereka akan dikumpulkan di buffer zone Pelabuhan Merak, lalu dikawal hingga ke lokasi transit pertama di Polresta Serang Kota. Setelah itu, perjalanan dilanjutkan ke Balaraja dan terakhir di perbatasan Jakarta sebelum pemudik meneruskan rute masing-masing.
Menurut Abdul Karim, skema ini disiapkan agar pemudik, terutama yang membawa anak, tidak memaksakan diri berkendara dalam kondisi lelah. Polisi juga memastikan fasilitas dasar seperti tempat istirahat, musala, dan MCK tersedia dengan layak selama proses pengaturan arus balik berlangsung.
Rekayasa Lalu Lintas di Kawasan Merak
Selain pengawalan untuk sepeda motor, Polda Banten juga menyiapkan rekayasa lalu lintas di sekitar Pelabuhan Merak. Dua jalur di kawasan Cikuasa Atas dan Cikuasa Bawah akan difungsikan untuk memisahkan arus kendaraan sesuai jenisnya.
Cikuasa Atas akan digunakan untuk bus dan kendaraan pribadi yang langsung menuju Tol Merak-Tangerang. Sementara itu, Cikuasa Bawah disiapkan khusus bagi kendaraan roda dua yang melintas melalui jalur arteri. Pola ini diharapkan membantu mengurai kepadatan yang kerap terjadi saat gelombang arus balik dari Sumatera mulai meningkat.
Puncak Arus Balik Diperkirakan Akhir Pekan
Polda Banten memprediksi arus balik di Pelabuhan Merak berlangsung pada Jumat (12/4) hingga Senin (15/4). Adapun puncaknya diperkirakan terjadi pada Sabtu (13/4) dan Minggu (14/4). Dengan prediksi itu, kepolisian meminta para pemudik memahami mekanisme yang sudah disiapkan agar perjalanan tetap tertib dan aman.
Artikel ini disusun ulang berdasarkan informasi dari sumber yang telah dipublikasikan sebelumnya.












